Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Denny Siregar Yakin Nadiem Makarim Hanya Jadi Tumbal, Sindir Menteri Minim Prestasi

Wiwin Meliana • Sabtu, 6 September 2025 | 16:09 WIB

Denny Siregar Yakin Nadiem Makarim Hanya Jadi Tumbal
Denny Siregar Yakin Nadiem Makarim Hanya Jadi Tumbal

BALIEXPRESS.ID-Penetapan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook terus memicu reaksi publik.

Salah satu suara yang lantang datang dari penggiat media sosial, Denny Siregar, yang menyebut Nadiem hanyalah “tumbal” dari sistem pemerintahan yang menurutnya sudah terlalu rusak.

Baca Juga: Kesalahan Fatal Kejagung dalam Kasus Nadiem Makarim, Mahfud MD Singgung Soal Jabatan

Dalam unggahan panjang di akun media sosial pribadinya, Denny menyatakan bahwa dirinya yakin motivasi Nadiem terjun ke dunia pemerintahan bukan karena uang atau popularitas, sebab keduanya sudah ia miliki sebelum menjadi menteri.

“Saya masih yakin, keputusan Nadiem Makarim dulu ketika memutuskan untuk menjadi Menteri, bukan karena uang apalagi popularitas. Dia sudah punya itu semua di usia muda,” tulis Denny, dikutip Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, kesalahan terbesar Nadiem mungkin adalah mengira bahwa pemerintahan bisa dikelola seperti Gojek, perusahaan yang ia rintis dan kelola secara profesional.

Padahal, kata Denny, birokrasi pemerintahan penuh dengan jebakan dan kepentingan yang kompleks.

Baca Juga: Kunjungi Tabanan, Menteri Fadli Zon Kagumi Tari Kebyar Duduk dan Puisi Samar Gantang

“Hanya mungkin, Nadiem tidak tahu, kalau pemerintah kita bukan Gojek. Sistem di negara kita ternyata sudah begitu rusaknya, sehingga siapapun yang masuk ke dalam, pasti terjebak lingkaran setan” ungkapnya.

Denny juga menyinggung bagaimana orang-orang pintar dan profesional sering enggan masuk ke pemerintahan karena sistem yang korup dan tidak memberi ruang bagi integritas. Ia menyebut bahwa banyak profesional seperti Dahlan Iskan dan Thomas Lembong pernah mengalami nasib serupa.

“Situasi yang sama yang dihadapi Dahlan Iskan dan Tom Lembong, para profesional yang berada dalam birokrasi busuk yang berisi tikus-tikus got yang beranak pinak di dalamnya,”imbuhnya.

Secara tajam, Denny menyindir sejumlah nama menteri yang menurutnya minim rekam jejak dan hanya bermodalkan status relawan, seperti Budi Arie, Noel, dan Silpester.

“Yang tinggal di sini dan jadi Menteri ya seperti Budi Arie, Noel, Silpester, yang gak jelas apa karya mereka selain pernah mendapat gelar sebagai ‘relawan’ belaka,”sindirnya.

Meski kritis terhadap sistem, Denny berharap Nadiem dinyatakan tidak bersalah di pengadilan dan bisa kembali berkontribusi untuk bangsa.

Baca Juga: Karangasem Tuan Rumah Cabor Voli Porprov Bali 2025, Fasilitas Berstandar Nasional Siap Dipakai

“Semoga Nadiem nanti diputuskan tidak bersalah. Otaknya masih diperlukan untuk membangun Indonesia. Itu juga kalo dia masih percaya ama pemerintah.”

Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum memberikan respons atas berbagai komentar publik termasuk dari Denny Siregar dan Mahfud MD yang lebih dulu menyoroti kesalahan jabatan dalam pengumuman tersangka. Penetapan Nadiem sebagai tersangka terjadi setelah ia diperiksa sebanyak tiga kali sebagai saksi.

 

Editor : Wiwin Meliana
#tumbal #menteri #Denny Siregar #nadiem makarim