Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Usai Reshuffle, Nicho Silalahi Tantang Presiden Prabowo Bersih-bersih Geng Solo

Wiwin Meliana • Selasa, 9 September 2025 | 18:36 WIB

Penggiat media sosial Tantang Presiden Prabowo Bersih-bersih Geng Solo
Penggiat media sosial Tantang Presiden Prabowo Bersih-bersih Geng Solo

BALIEXPRESS.ID-Reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal pekan kemarin mendapat sambutan beragam dari publik.

Baca Juga: Kejari Gianyar Terima Pelimpahan Tersangka Pencurian dan Barang Bukti

Salah satu respons tajam datang dari pegiat media sosial Nicho Silalahi, yang secara vokal menyuarakan dukungan sekaligus tantangan kepada Presiden untuk menindak figur-figur yang disebut sebagai "Geng Solo".

Melalui akun X-nya @Nicho_Silalahi pada Senin (8/9/2025), Nicho memuji keputusan Prabowo yang dianggap berani mencopot sejumlah menteri, termasuk Sri Mulyani dari posisi Menteri Keuangan.

“Mantap pak Prabowo sudah mengambil langkah strategis dengan mencampakkan SPG World Bank dan IMF itu serta begundal Genk Solo,” tulis Nicho.

Baca Juga: AWK Soal Video Dugaan Penistaan Agama Hindu, Janji Panggil Bimas Agama Kristen dan Katolik se-Bali

Namun, menurut Nicho, reshuffle tersebut masih belum menembus lapisan elite politik yang selama ini dianggap loyalis rezim sebelumnya.

Ia menuntut agar Presiden Prabowo melanjutkan pembersihan dengan langkah hukum dan politik lebih lanjut:

“Makzulkan Gibran Rakabuming Raka. Pecat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Audit utang negara yang disebut hasil kolaborasi antara “Mulyono dan Mulyani” ungkapnya.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan di Pura Dalem Ubud, Kerugian Ditaksir Rp 1,7 Miliar

Lebih jauh, Nicho juga menyerukan penghapusan undang-undang yang dianggap menyengsarakan rakyat dan pemberlakuan hukuman maksimal bagi koruptor:

“Hapuskan seluruh UU yang menyengsarakan rakyat. Hukum mati dan sahkan UU penyitaan aset para penghianat bangsa koruptor jahanam itu,” katanya.

Istilah "Geng Solo" merujuk kepada kelompok pejabat militer dan keamanan yang dianggap tumbuh kariernya sejak Jokowi menjabat Wali Kota Solo, lalu diseleksi dan ditempatkan di posisi strategis saat Jokowi menjadi Presiden.

Baca Juga: Lulus Cumlaude 3,5 Tahun, Atha Kini Bersiap Belajar di Inggris dengan Beasiswa Penuh

Ānggota yang sering disebut termasuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan beberapa pejabat tinggi TNI/Polri lainnya.

Editor : Wiwin Meliana
#Geng Solo #reshuffle #Nicho Silalahi #Prabowo