BALIEXPRESS.ID-Isu liar kembali menyeret politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, kali ini bersama rekan separtainya, Nafa Urbach.
Sebuah narasi menyesatkan beredar di media sosial, mengklaim bahwa sebuah flashdisk putih milik Sahroni yang hilang saat insiden penjarahan rumahnya berisi video skandal berdurasi 7 menit yang diduga melibatkan keduanya.
Baca Juga: Isu Hubungan Prabowo–Jokowi Retak Usai Reshuffle, Pengamat: Masih Harmonis, Gibran Jadi Pengikat
Kabar itu beredar masif di berbagai platform media sosial, seperti YouTube, TikTok, dan X (Twitter), setelah kanal YouTube "Twins Trending" mengunggah video berjudul:
"Viral! Video 7 Menit Ahmad Sahroni & Nafa Urbach dari Flashdisk Putih? Begini Klarifikasinya"
Judul sensasional tersebut segera memicu kehebohan dan fitnah yang meluas, tanpa bukti otentik atau klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.
Menanggapi isu yang dianggap merusak reputasi kadernya, Fraksi Partai NasDem memberikan bantahan keras.
Ketua Fraksi NasDem di DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan bahwa isu tersebut adalah fitnah keji yang 100 persen hoaks dan merupakan bagian dari kampanye disinformasi politik yang sengaja dirancang.
Baca Juga: Polda Bali Gandeng Yayasan Sintesia Animalia Perkuat Sosialisasi dan Vaksinasi Rabies
“Itu semua bohong, tidak berdasar, dan kami pastikan merupakan upaya sistematis untuk mendiskreditkan kader Partai NasDem,” kata Viktor dalam pernyataannya, Jumat (12/9/2025).
Viktor juga menyebut bahwa narasi tersebut memanfaatkan hilangnya flashdisk putih milik Sahroni, yang sebelumnya memang diakui sebagai salah satu barang yang ikut lenyap saat rumah Sahroni dijarah beberapa waktu lalu.
Namun, ia menegaskan tidak ada video pribadi, apalagi yang berisi skandal, di dalam flashdisk tersebut.
“Itu berisi dokumen-dokumen penting terkait tugas kedewanan dan partai. Bukan seperti yang difitnahkan,” ujarnya.
Pihak NasDem juga menemukan banyak akun media sosial palsu yang menyebarkan informasi hoaks, seperti akun X palsu bernama ‘Sahroni Berdikari’. Akun-akun ini disebut sebagai bagian dari jaringan penyebar disinformasi yang bertujuan mencoreng citra politik Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.
Baca Juga: Diperiksa KPK, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Tetiba Pakai Peci, Alasannya Bikin Geleng-Geleng
NasDem mengimbau publik agar tidak mudah percaya pada narasi yang tidak memiliki bukti atau sumber kredibel, serta meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyebar hoaks.
Tidak hanya bantahan, NasDem juga menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum terhadap kanal YouTube dan akun media sosial yang menyebarkan fitnah tersebut.
“Kami sedang siapkan tim hukum untuk melaporkan semua yang terlibat menyebarkan berita bohong ini,” kata Viktor.
Isu soal "video 7 menit" Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach yang diklaim berasal dari flashdisk putih yang hilang adalah fitnah tanpa dasar. Partai NasDem menegaskan bahwa itu adalah hoaks 100 persen, bagian dari kampanye politik kotor, dan akan menempuh jalur hukum untuk menindak para pelakunya.
Editor : Wiwin Meliana