Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Menpar Widiyanti Minta Air Galon untuk Mandi, Prilly Latuconsina: Pariwisata Bukan Cuma soal Data dan Laporan

I Made Mertawan • Selasa, 23 September 2025 | 13:20 WIB
Widiyanti Putri Wardhana dan Prilly Latuconsina (Foto: Istimewa)
Widiyanti Putri Wardhana dan Prilly Latuconsina (Foto: Istimewa)

BALIEXPRESS.ID- Kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana ke Labuan Bajo belum lama ini memunculkan kontroversi.

Widiyanti disebut meminta agar disiapkan air galon untuk mandi selama berada di daerah yang kerap mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Permintaan tersebut viral setelah diunggah sebuah akun media sosial, dan langsung menuai komentar pedas dari warganet.

Banyak yang menilai langkah itu menunjukkan kurangnya sensitivitas terhadap kondisi lokal.

Sorotan juga datang dari aktris Prilly Latuconsina. Menurut Prilly, pejabat pariwisata seharusnya memahami destinasi wisata secara langsung, bukan hanya lewat data, laporan, atau pidato formal.

“Bu Menteri, pernah enggak sih ngerasain langsung serunya nyemplung di danau, trekking hutan, atau diving bareng peneliti karang? Soalnya pariwisata itu bukan cuma soal data dan laporan, tapi soal rasa dan pengalaman. Biar tahu rasanya jadi traveler di negeri sendiri, bukan sekadar pemaparan di podium dan promosinya cuma jadi jargon,” tulis Prilly.

Prilly menekankan, pengalaman langsung di lapangan seperti menjelajahi alam, menyelam, atau trekking menjadi kunci untuk merancang kebijakan yang lebih realistis dan dekat dengan masyarakat lokal.

Kritik ini sekaligus menyoroti jarak antara pejabat dan realitas di destinasi wisata.

"Kalau enggak ikut ngerasain langsung, bagaimana bisa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan turis? Bagaimana bisa mempromosikan destinasi dengan tulus kalau belum pernah merasakan denyut hidup di tempat itu?" ujarnya.

Tak hanya itu, gaya pidato Menpar Widiyanti juga sempat menjadi bahan perbincangan.

Penguasaan bahasa Inggris yang dianggap kurang lancar, serta terbata-bata saat berbicara, membuat publik mempertanyakan efektivitas komunikasi dan citranya sebagai menteri pariwisata. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#air galon #menpar #prilly latuconsina #widiyanti wardhana #menteri pariwisata