BALIEXPRESS.ID– Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana kembali menjadi perbincangan publik.
Kali ini, perhatian muncul dari kabar yang menyebutkan bahwa Widiyanti meminta disiapkan air galon untuk mandi saat kunjungan kerja ke Labuan Bajo.
Informasi ini pertama kali tersebar lewat unggahan akun Instagram @makassar.info.
Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa permintaan air galon bukan untuk diminum, melainkan untuk keperluan mandi.
Unggahan ini pun memicu gelombang komentar warganet, banyak di antaranya mengkritik gaya hidup sang menteri yang dianggap berlebihan.
Ini bukan kali pertama Widiyanti menjadi perbincangan. Sebelumnya, ia mendapat kritikan karena kemampuan bahasa Inggrisnya saat berbicara di forum internasional The Economic Insights 2025.
Meski demikian, sebagai Menpar, Widiyanti tetap memegang peran penting dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.
Latar Belakang dan Kakayaan
Widiyanti lahir di Singapura pada 8 Desember 1970. Ia anak dari konglomerat Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Resources.
Pendidikan tingginya ditempuh di Pepperdine University, Amerika Serikat, dan lulus di bidang Administrasi Bisnis pada 1993.
Sebelum menjabat Menpar, Widiyanti aktif di bisnis keluarga dan pernah menjadi Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia, menunjukkan sisi sosialnya.
Widiyanti dikenal sebagai salah satu menteri terkaya di kabinet Presiden Prabowo Subianto, dengan total kekayaan mencapai Rp5,4 triliun berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Desember 2024.
Jumlah tersebut meliputi properti di Jakarta Selatan, mobil mewah, serta berbagai aset bergerak dan surat berharga.
Harta kekayaan Widiyanti melampaui Presiden Prabowo Subianto yang tercatat Rp2 triliun. (*)
Editor : I Made Mertawan