Pemerintah Pusat dan Daerah Kompak Perangi Judi Daring, Selamatkan Generasi Muda dari Ancaman Digital
I Putu Suyatra• Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:14 WIB
Ilustrasi judi online yang meresahkan.
BALIEXPRESS.ID – Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menunjukkan keseriusan luar biasa dalam memerangi maraknya judi daring yang semakin mengkhawatirkan. Langkah sinergis ini menjadi bukti nyata komitmen negara untuk melindungi generasi muda dari ancaman moral dan ekonomi akibat praktik perjudian online.
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kehadiran negara.
“Sinergi ini adalah bukti bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk melindungi masa depan bangsa,” ujarnya saat menghadiri deklarasi Anti Judi Daring di Surabaya.
Judi Daring Mengancam Moral dan Ekonomi Generasi Muda
Dedi mengungkapkan bahwa hasil riset sederhana menunjukkan mayoritas pemain judi online berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Kondisi ini, katanya, sudah sangat memprihatinkan.
“Judi daring telah merusak ketahanan keluarga, menciptakan kemiskinan baru, dan menggerus moralitas anak muda,” tegasnya.
DPRD Jawa Timur, lanjut Dedi, terus mendorong pemerintah daerah agar memperkuat regulasi pencegahan serta menindak tegas pelaku maupun penyedia fasilitas judi daring.
“Kami tidak akan membiarkan masalah ini tumbuh tanpa kontrol. Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas,” ujarnya.
Pemerintah Pusat Perkuat Pemblokiran dan Edukasi Digital
Dukungan juga datang dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menghadapi maraknya judi daring.
“Saya sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan pemerintah daerah. Ini bukti komitmen kuat untuk melindungi masyarakat,” ujar Meutya dalam pernyataan resminya.
Menurut Meutya, judi daring bersifat lintas batas dan membutuhkan strategi nasional yang terkoordinasi.
“Teknologi adalah ruang tanpa pagar. Karena itu, kita harus bekerja bersama dengan strategi yang kuat,” tegasnya.
Pemerintah pusat, kata Meutya, kini terus memperkuat pemblokiran situs judi online ilegal dan memperluas kerja sama lintas sektor.
“Pencegahan hanya akan berhasil jika dilakukan bersama-sama. Jangan tergiur dengan tawaran keuntungan instan, karena itu jebakan yang bisa menguras segalanya,” tambahnya.
Edukasi dan Literasi Digital Jadi Kunci Pencegahan
Selain penindakan, edukasi digital juga menjadi fokus utama pemerintah. Program literasi digital akan diperluas ke sekolah, kampus, hingga masyarakat umum.
“Kami ingin masyarakat lebih cerdas secara digital dan mampu menolak ajakan yang menyesatkan,” jelas Dedi Irwansa.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan dalam memerangi judi daring.
“Kalau kita bersatu, kita pasti bisa memberantas judi daring sampai ke akarnya,” pungkasnya.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang lebih aman, serta memastikan generasi muda Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari jebakan judi online.