Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Tetap Prioritas Meski Efisiensi Anggaran, Fokus Bantu Masyarakat Kurang Mampu

I Putu Suyatra • Rabu, 25 Maret 2026 | 16:46 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (IST)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (IST)

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah memastikan program Sekolah Rakyat (SR) tetap menjadi prioritas utama di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara. Langkah ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dilakukan secara selektif dengan memangkas belanja yang dinilai kurang produktif. Kebijakan tersebut justru diarahkan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran pada program strategis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kita justru memilih mengurangi belanja yang kurang produktif agar anggaran bisa lebih fokus pada program yang benar-benar bermanfaat,” ujar Prasetyo usai rapat koordinasi di Jakarta.

Ia menjelaskan, anggaran dari pos yang tidak efektif akan dialihkan untuk memperkuat program prioritas seperti Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan strategi ini, pemerintah berharap anggaran negara dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meringankan beban masyarakat.

“Anggaran kita realokasikan ke program produktif yang berdampak nyata dan membantu masyarakat,” tegasnya.

Kebijakan ini menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi fokus utama pembangunan nasional. Program Sekolah Rakyat dinilai strategis karena mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga memastikan bahwa program unggulan pemerintah tidak akan terdampak efisiensi anggaran. Pemerintah tetap menjaga agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 berada di bawah 3 persen tanpa mengorbankan program prioritas.

Menurut Airlangga, program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat tidak akan mengalami pemangkasan anggaran. Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program strategis nasional.

Melalui kebijakan efisiensi yang tepat sasaran, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal. Program Sekolah Rakyat pun diharapkan terus berkembang sebagai solusi pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.

 

Editor : I Putu Suyatra
#Sekolah Rakyat #Prasetyo Hadi