Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Efisiensi Program MBG Diperkuat, Pemerintah Pastikan Manfaat Makan Bergizi Gratis Tetap Optimal

I Putu Suyatra • 2026-03-30 20:07:32
MBG
MBG

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah terus mendorong efisiensi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa mengurangi manfaat utama bagi masyarakat. Langkah ini menjadi strategi adaptif untuk menjaga keberlanjutan program prioritas nasional di tengah tekanan ekonomi global.

Efisiensi yang dilakukan tidak diarahkan pada pengurangan layanan, melainkan penyempurnaan tata kelola anggaran agar lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak luas, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa potensi penghematan anggaran dari efisiensi program MBG diperkirakan dapat mencapai Rp40 triliun per tahun. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penyesuaian hari pelaksanaan program, dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengurangi kualitas asupan gizi bagi para penerima manfaat.
“Yang penting ada efisiensi dan anak sekolah tetap bisa mendapatkan makanan yang cukup,” ujarnya.

Pemerintah memastikan bahwa efisiensi difokuskan pada aspek operasional dan pendukung, bukan pada kualitas maupun kuantitas makanan. Kebijakan ini mencerminkan keseimbangan antara disiplin fiskal dan komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjalankan setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Ia memastikan BGN akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk dalam penerapan skema efisiensi program MBG.

“BGN siap menjalankan seluruh keputusan Presiden, termasuk terkait efisiensi dan pengaturan anggaran program MBG,” tegasnya.

Dadan juga menambahkan bahwa sistem pengawasan dan evaluasi telah disiapkan secara ketat untuk memastikan distribusi makanan tetap tepat sasaran, meskipun terdapat penyesuaian dalam aspek anggaran.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, menilai langkah efisiensi sebagai kebijakan rasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjalankan program MBG, namun tetap mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fiskal negara.

Menurutnya, pengawasan kolektif sangat diperlukan agar program berskala besar seperti MBG dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Dengan strategi efisiensi yang tepat, pemerintah optimistis program MBG tetap mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keuangan negara.

Editor : I Putu Suyatra
#Mbg