Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Taklimat Presiden Prabowo Subianto Tekankan Ketahanan Pangan, Energi, dan Air Hadapi Krisis Global

I Putu Suyatra • Kamis, 9 April 2026 | 15:05 WIB
Prabowo Subianto (ist)
Prabowo Subianto (ist)

BALIEXPRESS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan nasional Indonesia yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan, energi, dan air sebagai strategi menghadapi potensi krisis global. Penegasan tersebut disampaikan dalam taklimat di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa tiga sektor strategis tersebut menjadi fondasi utama keselamatan bangsa di tengah dinamika dan ketidakpastian global yang terus berkembang.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa ancaman krisis pangan, energi, dan air bukan isu baru, melainkan telah lama diprediksi oleh komunitas internasional, termasuk melalui agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang dirumuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Dalam sekian tahun, saya telah meyakini dan menyebarluaskan hal-hal pokok yang saya yakini sebagai dasar keselamatan bangsa. Dan ini dibenarkan oleh PBB melalui SDG yang mereka umumkan,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, arah kebijakan nasional Indonesia tidak hanya berorientasi pada kebutuhan domestik, tetapi juga selaras dengan pandangan global terkait tantangan masa depan. Hal ini menunjukkan posisi Indonesia sebagai negara yang adaptif dan antisipatif dalam menghadapi perubahan dunia.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa prediksi krisis global di bidang pangan, energi, dan air telah menjadi perhatian serius sejak lama dan telah dituangkan dalam berbagai pemikiran strategis nasional.

“Sustainable Development Goals sudah meramalkan bahwa krisis dunia yang akan melanda adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis air,” kata Presiden Prabowo.

Ia menambahkan, fokus pemerintah saat ini merupakan kelanjutan dari gagasan strategis yang telah dirancang sejak bertahun-tahun lalu, sekaligus menjadi bukti konsistensi antara konsep dan implementasi kebijakan nasional.

“Masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu, pangan, energi, dan air. Ini sudah saya cantumkan hitam di atas putih sejak lama,” tegasnya.

Presiden juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Food, energy, dan water sudah dicanangkan oleh PBB dan telah saya perjuangkan bertahun-tahun,” lanjut Presiden.

Melalui berbagai program prioritas nasional, pemerintah terus mendorong kemandirian di sektor strategis guna memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap kinerja pemerintah dalam menghadapi tantangan global.

“Alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, andal, dan mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” tutup Presiden Prabowo.

Taklimat tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional melalui strategi terintegrasi di sektor pangan, energi, dan air sebagai langkah menghadapi krisis global di masa depan.

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto