Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Usai Kecelakaan KA Bekasi, Prabowo Perintahkan Investigasi Total dan Pembangunan Flyover Dipercepat

Wiwin Meliana • Rabu, 29 April 2026 | 07:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah cepat pemerintah dalam merespons kecelakaan kereta api di Bekasi dengan memerintahkan investigasi menyeluruh serta percepatan pembangunan flyover di titik-titik rawan perlintasan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah cepat pemerintah dalam merespons kecelakaan kereta api di Bekasi dengan memerintahkan investigasi menyeluruh serta percepatan pembangunan flyover di titik-titik rawan perlintasan

 

BALIEXPRESS.ID— Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah cepat pemerintah dalam merespons kecelakaan kereta api di Bekasi dengan memerintahkan investigasi menyeluruh serta percepatan pembangunan flyover di titik-titik rawan perlintasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/04/2026). Kepala Negara mengaku prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas insiden yang mengejutkan tersebut.

“Saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya sampaikan belasungkawa. Kita segera lakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujar Prabowo.

Dalam keterangannya, Presiden juga menyoroti lemahnya sistem pengamanan di banyak perlintasan kereta api yang dinilai masih minim penjagaan. Ia memastikan pemerintah akan segera melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Ini segera kita atasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo langsung menyetujui usulan pembangunan flyover di wilayah Bekasi. Proyek tersebut dinilai mendesak mengingat tingginya kepadatan lalu lintas serta intensitas perjalanan kereta di kawasan tersebut.

“Bekasi ini padat dan jalur kereta sangat penting. Saya sudah setujui pembangunan flyover dengan bantuan Presiden,” ungkapnya.

Tak hanya di Bekasi, pemerintah juga menyoroti sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Presiden telah menginstruksikan percepatan perbaikan, baik melalui pembangunan flyover maupun peningkatan sistem keamanan seperti pos penjagaan.

“Semua akan kita perbaiki, apakah dengan pos jaga atau flyover. Ini harus segera diselesaikan,” lanjutnya.

Terkait kondisi korban, Presiden memastikan mayoritas telah mendapatkan penanganan medis optimal. Bahkan, sejumlah korban dilaporkan sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.

Selain itu, pemerintah juga menjamin pemberian kompensasi kepada para korban sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan keselamatan transportasi nasional, khususnya di sektor perkeretaapian, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

Editor : Wiwin Meliana
#flyover #Prabowo #bekasi