Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa di Papua, Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

I Putu Suyatra • Kamis, 18 Juni 2026 | 05:16 WIB
Koperasi Desa Merah Putih
Koperasi Desa Merah Putih 

BALIEXPRESS.ID – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi desa di Papua. Melalui penguatan kelembagaan ekonomi di tingkat kampung dan kelurahan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, serta membuka lebih banyak peluang usaha hingga ke wilayah pedalaman.

Di Kabupaten Jayawijaya, pemerintah daerah menargetkan pembangunan 18 gerai Koperasi Merah Putih yang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Gerai-gerai tersebut tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi untuk mendorong tumbuhnya usaha produktif di tingkat desa dan kampung.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih karena dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami mendukung penuh pembangunan Koperasi Merah Putih karena program ini dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian ekonomi dari tingkat kampung,” ujar Atenius Murib.

Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi. Program ini juga diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Papua.

Dukungan terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih juga terlihat di Kabupaten Jayapura. Melalui Dinas Koperasi dan UMKM, pemerintah daerah mengalokasikan dana Otonomi Khusus sebesar Rp2 miliar untuk memperkuat koperasi dan memberdayakan pelaku UMKM. Dari 10 gedung Koperasi Merah Putih yang dibangun di Papua, lima unit berada di Kabupaten Jayapura dan ditargetkan siap beroperasi pada tahun ini.

Selain penguatan koperasi, pemerintah juga mengembangkan rumah produksi kopi dan rumah produksi sagu untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi berbasis potensi daerah sekaligus menciptakan lapangan usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, di Kabupaten Sorong, Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat ekonomi desa yang terintegrasi. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sorong, Marthen Pajala, menjelaskan bahwa koperasi akan berperan sebagai penyalur sembako murah, pupuk, alat dan mesin pertanian, LPG, serta menjadi off-taker hasil pertanian, peternakan, kakao, dan hasil hutan milik masyarakat.

“Koperasi nantinya menjadi motor penggerak ekonomi di pedesaan. Selain menjual sembako, koperasi juga akan menjadi penyalur berbagai kebutuhan masyarakat dan program pemerintah,” kata Marthen Pajala.

Untuk mendukung fungsi tersebut, setiap gerai Koperasi Merah Putih akan dilengkapi fasilitas cold storage guna menjaga kualitas produk sebelum dipasarkan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Koperasi Merah Putih diyakini mampu menjadi pilar ekonomi desa yang kuat, mempercepat pembangunan di Papua, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok.

Editor : I Putu Suyatra
#papua #Koperasi Desa Merah Putih