Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Dapat Bantuan Renovasi Rumah Rp20 Juta, Program Bedah Rumah Mulai Diverifikasi

I Putu Suyatra • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:15 WIB
Ilustrasi (ist)
Ilustrasi (ist)

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah terus memperkuat program pengentasan kemiskinan melalui Sekolah Rakyat dengan menghadirkan bantuan renovasi rumah bagi keluarga siswa. Melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sebanyak 10.000 keluarga siswa Sekolah Rakyat akan menerima bantuan renovasi rumah senilai Rp20 juta per unit.

Program bantuan rumah layak huni ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dan miskin ekstrem. Selain memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak, pemerintah juga berupaya memperbaiki kondisi hunian keluarga penerima manfaat agar lebih sehat dan layak ditempati.

Saat ini, pelaksanaan program bantuan renovasi rumah bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat telah memasuki tahap verifikasi lapangan di sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur yang menjadi salah satu wilayah prioritas. Pemerintah memastikan bantuan bedah rumah diberikan kepada keluarga yang benar-benar memenuhi kriteria dan memiliki rumah tidak layak huni.

Kepala Satuan Kerja Kementerian PKP Provinsi Jawa Timur, Shinta Dewi Astari, mengatakan verifikasi faktual menjadi tahapan penting sebelum bantuan renovasi rumah disalurkan.

“Tadi kita lakukan kunjungan ke rumah-rumah calon penerima bantuan, ada tiga lokasi, itu lolos (verifikasi),” ujar Shinta.

Menurutnya, pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan kondisi rumah sesuai dengan kriteria penerima bantuan sehingga program dapat berjalan tepat sasaran. Proses verifikasi juga ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar renovasi rumah dapat segera dilaksanakan secara bertahap.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program renovasi rumah untuk keluarga siswa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari pendekatan terpadu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan.

“Sekolah Rakyat menjadi pusat pemberdayaan di mana anaknya bersekolah, sementara orang tuanya diberdayakan dan didukung program strategis, salah satunya renovasi rumah agar lebih layak huni yang didukung oleh Kementerian PKP,” kata Saifullah Yusuf.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan keluarga. Karena itu, pemerintah menghadirkan berbagai program pendukung agar manfaat Sekolah Rakyat tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga seluruh anggota keluarga.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Fajar WH, menilai integrasi program pendidikan dan bantuan rumah layak huni merupakan langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Pendekatan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga menyasar peningkatan kesejahteraan seluruh keluarga,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, sinergi lintas kementerian dilakukan untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sektor perumahan.

“Integrasi lintas kementerian ini bertujuan memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pembenahan infrastruktur domestik dan pemenuhan kebutuhan dasar hunian,” katanya.

Pemerintah juga mempercepat pelaksanaan program bedah rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat pada 2026. Dukungan Kementerian PKP menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia dan penyediaan rumah layak huni kini berjalan beriringan dalam kebijakan nasional untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : I Putu Suyatra
#Sekolah Rakyat