DPO OPM Abdon Kisamdu Ditangkap di Bandara Dekai Yahukimo, Hendak Beli Senjata Api!

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 19:24 WIB
Penangkapan wadanyon OPM Koda Bintang Timur oleh pasukan TNI di bawah Kogabwilhan III pada Sabtu (19/9). (Kogabwilhan III)
Penangkapan wadanyon OPM Koda Bintang Timur oleh pasukan TNI di bawah Kogabwilhan III pada Sabtu (19/9). (Kogabwilhan III) 

BALIEXPRESS.ID — Tim gabungan TNI dari Pasukan Yon 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema berhasil membekuk salah satu pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Abdon Kisamdu, pada Sabtu (19/9).

Abdon merupakan Wakil Komandan Batalyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur yang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri atas berbagai aksi kejahatan kemanusiaan di wilayah Papua.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi bahwa penangkapan berlangsung cepat di Bandara Nop Goliat, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Detik-Detik Penangkapan di Bandara

Penangkapan berawal saat tersangka terdeteksi berada di dalam pesawat penumpang Trigana Pax PK-YSC jenis Boeing 737-500. Begitu pesawat mendarat sekitar pukul 14.59 WIT, personel TNI yang sudah bersiaga langsung memergoki dan mengamankan Abdon saat baru saja melangkah turun dari pesawat.

Tersangka kemudian langsung dibawa ke ruang isolasi Bandara Nop Goliat untuk menjalani pemeriksaan intensif.

”Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng,” ungkap Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan resminya.

Pengakuan tersebut makin diperkuat dengan bukti-bukti percakapan rencana transaksi senjata yang ditemukan petugas di dalam ponsel (gadget) milik buronan tersebut.

Satu Jaringan dengan Kelompok Egianus Kogoya

Berdasarkan data intelijen, kelompok Abdon Kisamdu beroperasi di bawah kendali Ananias Ati Mimin dan sering melancarkan aksi teror serta kekerasan di wilayah Pegunungan Bintang.

Ananias Ati Mimin sendiri dikenal memiliki keterkaitan erat dan pemikiran yang sama dengan Panglima Kodap III Ndugama TPNPB-OPM, Egianus Kogoya—sosok di balik aksi keji pembunuhan pengemudi travel Aris Sanda di Jalan Trans Wamena-Nduga.

Setelah diamankan oleh jajaran TNI, DPO OPM tersebut diserahkan ke Polres setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Peringatan Tegas TNI-Polri untuk Kelompok OPM

Dalam kesempatan yang sama, Letjen Lucky menyampaikan peringatan keras kepada seluruh anggota TPNPB-OPM yang masih beroperasi di wilayah Papua. Ia menegaskan bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan kemanusiaan.

"Saya ingatkan kembali kepada seluruh anggota TPNPB-OPM, di mana pun kalian berada. TNI-Polri bersama seluruh aparat penegak hukum di ufuk timur Indonesia akan terus mengejar dan menangkap seluruh pelaku kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua, baik dalam keadaan hidup atau mati," tegas Panglima Kogabwilhan III.

Editor : I Putu Suyatra
papua opm