Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah: Tidak Ada yang Batal

Wiwin Meliana • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara, dalam pelantikan 14 pejabat di ruang lingkup Kementerian Keuangan dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara, dalam pelantikan 14 pejabat di ruang lingkup Kementerian Keuangan dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan

 

BALIEXPRESS.ID – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pelantikan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dilakukan pada masa Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, tetap sah dan resmi.

Menurut Suahasil, para pejabat yang telah dilantik sebelumnya tetap berstatus resmi dan menjalankan tugas sesuai jabatan masing-masing.

"Jadi yang sudah dilantik sebelumnya itu resmi, sah menjalankan tugas dan jabatannya masing-masing karena telah ditetapkan, dilantik, dan berjalan," ujar Suahasil saat pelantikan pejabat Kemenkeu di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat usulan penyempurnaan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Pembahasan tersebut mencakup kebutuhan organisasi, promosi, mutasi, hingga pertimbangan terhadap individu.

Suahasil mengatakan proses Baperjakat dilakukan secara berjenjang dengan mempertimbangkan kinerja dan karakteristik pegawai melalui sistem talent management.

Menurutnya, proses tersebut diperlukan agar pengisian jabatan melalui mutasi maupun promosi berlangsung secara sehat dan kredibel serta dipahami sebagai sistem yang berlaku di lingkungan Kemenkeu.

Suahasil juga meminta pejabat yang baru dilantik memperkuat tata kelola organisasi, menjaga kepastian dan akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan terhadap institusi.

Dalam kesempatan tersebut, Suahasil melantik 14 pejabat eselon II, terdiri dari 12 pejabat untuk lingkungan Kemenkeu dan dua pejabat untuk mengisi posisi di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pelantikan tersebut merupakan kelanjutan dari pengisian sejumlah jabatan pimpinan pratama dan pejabat lainnya yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

"Kita ketahui beberapa waktu terakhir ada pelantikan. Pada saat itu ada yang belum sempat mengikuti pelantikan. Ada yang mungkin berhalangan," kata Suahasil.

Editor : Wiwin Meliana
Menkeu