Usai Ucapan “Goblok” Jadi Sorotan, Prabowo Tegaskan: “Saya Paling Hormat Sama Pakar”

Wiwin Meliana • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 08:42 WIB
Prabowo Tegaskan: “Saya Paling Hormat Sama Pakar”
Prabowo Tegaskan: “Saya Paling Hormat Sama Pakar”

 

BALIEXPRESS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya sangat menghormati para pakar dan akademisi. Pernyataan ini disampaikan setelah ucapannya yang menggunakan istilah “goblok” saat menyinggung sejumlah pakar menjadi perhatian publik.

Prabowo menyampaikan penegasan tersebut saat menerima sejumlah pakar dan akademisi untuk berdiskusi mengenai pengelolaan lahan gambut serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Prabowo menyebut pernyataannya di hadapan publik kerap dipelintir sehingga menimbulkan kesan dirinya tidak menghormati kalangan ahli.

“Kadang-kadang saya kalau bicara di audiens suka dipelintir, dibilang seolah saya enggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar,” ujar Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9/2026).

Ia bahkan menyebut salah satu faktor yang membuatnya berhasil sebagai perwira TNI adalah kebiasaannya mencari masukan dari para pakar.

“Kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta masukan mengenai tiga hal, yakni langkah mencegah karhutla, penanganan kawasan hutan dengan lahan gambut, serta pemanfaatan lahan gambut untuk kegiatan produktif.

Berawal dari Pernyataan “Goblok”

Pernyataan terbaru Prabowo tersebut tidak terlepas dari pidatonya dalam peringatan HUT ke-28 PAN yang sebelumnya menuai perhatian. Saat itu, Prabowo menyinggung sejumlah pakar yang menurutnya menyampaikan fitnah terkait kebijakan pemerintah.

Ia juga mengingatkan para cendekiawan agar menjunjung kejujuran intelektual dalam menyampaikan pendapat.

Dalam bagian lain pidatonya, Prabowo menggunakan istilah “goblok” ketika menyindir pihak yang menurutnya mengatasnamakan kepakaran tetapi menyampaikan tuduhan terhadap pemerintah.

Potongan pernyataan itu kemudian beredar luas dan memunculkan persepsi bahwa istilah tersebut ditujukan kepada para pakar secara umum.

Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Prabowo kembali menegaskan bahwa dirinya menghormati para pakar. Ia juga secara langsung meminta masukan mereka untuk membantu pemerintah merumuskan langkah menghadapi persoalan karhutla dan pengelolaan lahan gambut.

Editor : Wiwin Meliana
Prabowo pakar