Profil Komjen Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya Baru yang Bergelar Profesor

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 05:40 WIB
Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto saat dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada 2023 lalu. (umsu.ac.id)
Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto saat dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada 2023 lalu. (umsu.ac.id) 

BALIEXPRESS.ID - Komjen Dadang Hartanto resmi ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Asep Edi Suheri. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Di balik jabatan barunya, Dadang Hartanto memiliki rekam jejak yang cukup menonjol, baik di lingkungan kepolisian maupun dunia akademik. Ia termasuk sedikit perwira tinggi Polri yang mencapai jenjang akademik sebagai guru besar atau profesor.

Sejak 2023, Dadang tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Pada 27 Mei 2023, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU.

Baca Juga: Kapolri Suyudi Lantik 27 Pati Polri, Termasuk Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono

Di kepolisian, Dadang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta pernah menduduki sejumlah jabatan kewilayahan hingga posisi strategis di Mabes Polri.

Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Kapolsek Senen, Kapolres Subang, Kapolres Cianjur, dan Wakapolrestabes Bandung. Dadang juga pernah dipercaya sebagai Sespri Kapolri.

Kariernya di lingkungan Mabes Polri berlanjut pada 2014 ketika ditugaskan sebagai Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Dua tahun kemudian, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Pada 2017, Dadang dipercaya menjadi Kapolrestabes Medan. Setelah itu, ia ditugaskan sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri.

Karier Dadang terus berkembang. Pada 2022, ia dipercaya menjadi Wakapolda Sumatera Utara, kemudian menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri pada 2023.

Pada 20 September 2024, Dadang mendapat kepercayaan menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.

Setelah itu, Dadang ditunjuk menjadi Kapolda Maluku menggantikan Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan. Kini, ia kembali mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya.

Dadang menggantikan Asep Edi Suheri yang dipindahtugaskan menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Baca Juga: Mutasi Besar-Besaran, Kapolri Suyudi Ganti Kapolda hingga Direktur di Polda Metro Jaya

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny pada Sabtu (3/10).

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Jawa Pos
Komjen Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya