Feri Amsari Unggah Video Lama Rocky Gerung Usai Jadi Wantimpres, Begini Isinya!

I Made Mertawan • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:58 WIB
Rocky Gerung seusai dilantik Presiden Prabowo jadi anggota Wantimpres, Jumat (2/10). (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)
Rocky Gerung seusai dilantik Presiden Prabowo jadi anggota Wantimpres, Jumat (2/10/2026). (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)

BALIEXPRESS.ID- Pernyataan lama Rocky Gerung soal tawaran masuk pemerintahan kembali menjadi perhatian setelah dirinya resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kontras itu muncul setelah akivis Feri Amsari mengunggah kembali video percakapannya dengan Rocky di media sosial.

Dalam video tersebut, Feri pernah menanyakan sikap Rocky Gerung jika suatu saat mendapat panggilan untuk mengabdi melalui jabatan di pemerintahan.

Baca Juga: Cari Kayu Bakar di Bukit Rempaan, Warga Nusa Penida Temukan Kerangka Manusia

“Kalau tiba-tiba memang panggilan untuk mengabdi itu datang,” ucap Feri dalam video tersebut.

Rocky Gerung ketika itu memberikan jawaban tegas. Ia mengatakan akan menolak apabila tawaran tersebut benar-benar datang.

“Saya bilang kalau tawaran itu datang, saya akan dengan cara seksama dalam tempo sesingkat-singkatnya menolak,” jawab Rocky Gerung.

Baca Juga: KTP Dipinjam untuk Beli Alphard, Sopir Kondisi Ekonomi Memprihatinkan di Surabaya Gagal Dapat Bansos

Video lama tersebut kembali mencuat setelah Rocky Gerung benar-benar masuk ke lingkungan pemerintahan.

Ia dilantik bersama jajaran Wantimpres lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Video Perundungan Siswa SD di Banyuwangi Viral, Polisi Turun Tangan

Pelantikan itu membuat posisi Rocky Gerung berubah dari sosok yang berada di luar pemerintahan menjadi bagian dari lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Usai pelantikan, Rocky Gerung menjelaskan bahwa fungsi Wantimpres bukan sekadar memberikan kritik kepada Presiden.

Menurutnya, dewan memiliki peran untuk melihat dampak kebijakan, membaca berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat, kemudian memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan pemerintah.

“Pesan khusus diberikan Pak Pres bahwa dewan pertimbangan punya kedudukan etis, kemampuan untuk melihat kebijakan dan memberikan pertimbangan soal arah, adalah fungsi normatif dari dewan,” katanya.

Rocky Gerung juga mengatakan anggota Wantimpres perlu memiliki kemampuan melakukan kontemplasi dan evaluasi. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Sumber : jawapos.com
Feri Amsari Watimpres Prabowo Subianto rocky gerung