Video Mirip Dugem dan Pesta Narkoba Viral, Rutan Depok Diselidiki

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 19:19 WIB
Beredar video pesta musik dan dugaan sabu di Rutan Depok. (Istimewa)
Beredar video pesta musik dan dugaan sabu di Rutan Depok. (Istimewa) 

BALIEXPRESS.ID – Video yang menampilkan suasana mirip pesta malam dan dugaan aktivitas narkoba viral di media sosial. Setelah ditelusuri, video tersebut dipastikan memang diambil di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Depok, Jawa Barat.

Kemunculan video itu kembali menyorot pengawasan di lingkungan pemasyarakatan. Sorotan tersebut mencuat tidak lama setelah kasus dugaan bangunan mewah di Lapas Cibinong menjadi perhatian publik.

Video yang diunggah akun Instagram @dewanperwakilannetizen.id memperlihatkan sejumlah orang berada di dalam ruangan gelap dengan lampu kerlap-kerlip dan dentuman musik keras. Unggahan itu kemudian mempertanyakan dugaan adanya aktivitas terlarang di dalam area tahanan.

Kepala Rutan Depok Bogi Nurseto mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penelusuran, investigasi, serta pengecekan menyeluruh di lapangan.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang diterima dapat diverifikasi berdasarkan fakta dan kondisi di lapangan, sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Rutan Depok," ujar Bogi, dikutip dari Radar Depok (JawaPos Group), Senin (5/10).

Rutan Depok Perketat Pengawasan

Bogi menegaskan proses pendalaman terhadap video viral tersebut masih berlangsung. Jajaran Rutan Depok juga memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan tugas, pelayanan, dan keamanan di dalam rutan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Depok untuk mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.

"Khususnya dalam mewujudkan Zero Halinar atau bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba," tegas Bogi.

Pihak Rutan Depok juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran untuk menyampaikannya melalui saluran komunikasi resmi. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Ditjenpas Turunkan Tim Gabungan

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat juga telah menerjunkan tim gabungan untuk mengusut video viral yang disebut memperlihatkan suasana mirip dugem tersebut.

Tim gabungan mulai melakukan investigasi pada Minggu (4/10). Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno membenarkan bahwa pemeriksaan masih berlangsung secara intensif di lapangan.

"(Pemeriksaan) bersama tim gabungan yang dipimpin dari Ditjen Pas," ujar Yudi.

Menurut Yudi, pemeriksaan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan fakta di balik video tersebut. Hasil investigasi nantinya akan disampaikan kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan oleh tim teknis selesai.

"Nanti setelah pemeriksaan, Karutan akan menyampaikan," imbuhnya.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Jawa Pos
rutan video dugem depo