BALI EXPRESS, BANGLI - Kabupaten Bangli adalah satu-satu kabupaten di Bali yang tidak memiliki garis pantai. Namun begitu, potensi wisata di daerah sejuk ini jelas tidak kalah dengan daerah lainnya di Bali.
Salah satu spot wisata yang menjadi andalan Kabupten Bangli adalah Gunung Batur plus keindahan Danau Baturnya. Selain Gunung Batur, Kabupaten Bangli masih memiliki banyak sekali kawasan perbukitan cantik dan sangat cocok dijadikan sebagai tempat bersantai sambil menikmati sejuknya udara pegunungan.
Salah satunya adalah objek wisata Bukit Guliang atau yang lebih dikenal dengan sebutan Twin Hills. Letaknya ada di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kabupaten Bangli. Atau tepatnya di kawasan perbukitan yang merupakan perbatasan Kabupaten Bangli dan Kabupaten Gianyar.
Sama halnya seperti spot wisata perbukitan lainnya di Kabupaten Bangli, kawasan Twin Hills memiliki panorama perbukitan yang cantik. Sehingga sangat pas digunakan oleh wisatawan sebagai tempat untuk melepas penat dari kepadatan aktivtias sehari-hari.
Sang Made Wara, Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata Guliang Kawan, ketika ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, Twin Hills saat ini menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. “Twin Hills ini adalah destinasi wisata alternatif yang saat ini menjadi tujuan wisata tidak saja oleh masyarakat lokal, tetapi juga oleh wisatawan asing yang sedang berlibur ke Bali,” jelasnya.
Twins Hills atau bukit kembar, lanjut Wara, adalah sebutan masyarakat menyebut Bukit Batu Madeg dan Bukit Jati yang letaknya berdekatan. Sehingga kedua bukit ini seolah-olah terlihat seperti sepasang bukit kembar.
Apa saja yang bisa dinikmati dari Twin Hills ini? Ketika ditanya demikian Wara mengatakan, karena letak lokasinya yang strategis, yakni berada di ketinggian, maka ketika berada di puncak salah satu puncak Twin Hill, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam pedesaan khas Bali. Lengkap dengan hamparan sawah dan pemukiman penduduk.
Bahkan jika cuaca cerah, dari ketinggian bukit, wisatawan bisa melihat hamparan laut yang biru yang ada di sisi selatan Pulau Bali. “Jika cuaca benar-benar cerah, dari Twin Hills ini wisatawan bisa melihat Pulau Nusa Penida yang membentang dari timur ke barat,” lanjutnya.
Aktivitas wisata di Twin Hills ini, Wara mengatakan jika aktivitas wisata yang dilakukan di Twins Hills ini sebagian besar dilakukan oleh anak-anak muda yang gemar selfie. “Sehingga Twin Hills ini juga sering disebut sebagai bukit selfie,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, maka masyarakat di sekitar Twin Hills dikatakan Wara berusaha untuk menyediakan beberapa fasilitas wisata. Sehingga wisatawan yang datang ke Twin Hills bisa melakukan kegiatan wisata dengan nyaman.
Salah satu fasilitas yang disediakan adalah membangun anjungan yang langsung mengarah ke pemandangan laut. Saat ini diakui Wara, anjungan ini masih masih sederhana, dengan bentuk menyerupai buritan kapal.
Meski sederhana, namun fasilitas ini sudah dilengkapi dengan tempat duduk dan mejadan saung yang terbuat dari kayu. “Fasilitas ini, sudah bisa dimanfaatkan oleh wisatawan yang datang untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam pedesaan dari ketinggian twins Hills,” paparnya.
Selain fasilitas anjungan, beberapa spot lapang di perbukitan ini, juga mendapat sentuhan pengelolaan. Salah satunya dengan mendekorasi bukit ini dengan capil warna-warni sehingga di beberapa titik di Twin Hills ini menjadi lokasi yang cantik untuk berselfie ria.
Spot yang terletak di kawasan datar ini dikatakan Wara menjadi spot favorit wisatawan untuk mengabadikan momen. Selain karena latar yang cantik karena ada hiasa capil warna warni yang tergantung, areal ini cocok untuk selfie karena lokasinya cukup lapang.
Editor : I Putu Suyatra