BALI EXPRESS, AMLAPURA - Malali atau jalan - jalan ke kabupaten paling timur di Pulau Bali, Karangasem, traveler bisa mengunjungi Virgin Beach. Meskipun namanyanya Virgin (perawan), namun sesungguhnya pantai ini sudah menjadi destinasi pilihan wisatawan yang suka memburu indahnya pantai dengan suguhan warna turquoise dan ombaknya yang menawan.
Virgin Beach yang terletak di dekat Jalan Raya Bukit Asah Desa Adat Bugbug, Karangasem ini, masih terlihat alami. Meskipun areal pantainya tak selebar pantai - pantai lainnya. Namun, pantai ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda yang menginginkan suasana pantai yang tenang, bersih dan tidak terlalu banyak pengunjung. Daya tariknya pun menawan karena dikelilingi Bukit Asah dan airnya yang masih sangat jernih. Warna Turquoise memancar dari dalam pantai dengan ombaknya yang memesona, seakan akan pantai ini masih virgin sesuai namanya.
Letaknya yang menjorok dari jalan utama dan harus menempuh jalan yang penuh dengan pepohonan dan tanaman liar, membuat perjalanan Anda semakin terasa indah. Di samping jalan pun kerap disuguhi tanaman kaktus.
Salah satu turis mancanegara asal Holland, Belanda, yang sempat berbincang - bincang dengan Bali Express (Jawa Pos Group), pekan kemarin, mengaku takjub dengan Virgin Beach. Pasalnya, selain pantainya bersih dan airnya pun jernih. "Saya suka traveling ke Bali. Tahu dari teman kalau pantai ini bagus dan bersih. Beda sama pantai yang lainnya. Untuk snorkling juga bagus karena ombaknya nggak besar," tutur Aioya.
Di sisi kiri para pengunjung akan disuguhi dengan batuan yang berwarna gelap, sementara di sisi kananya terlihat Bukit Asah yang tak kalah menawannya. Sementara jika memandang ke arah lautan, pengunjung juga akan melihat sebuah pulau kecil tak berpenghuni, Pulau Kuon. Di kawasan ini banyak hidup hewan melata, seperti ular. Pulau tersebut akan ramai jika bulan Oktober, lantaran banyak krama Bali yang melakukan persembahyangan di pulau itu.
Kalau hari - hari biasa pengunjung hanya bisa berkeliling pulaunya menggunakan perahu dan tarifnya nggak bikin kantong jebol. Selain itu, mengarah ke bibir pantai yang banyak ditumbuhi pohon kelapa, pengunjung disuguhi puluhan kapal nelayan yang menggoda untuk spot selfie."Ndak bisa kalau sekarang ke pulau itu. Hanya keliling saja bisa. Kesananya kan pas Oktober. Banyak yang sembahyang di sana," jelas Mang Guyu, salah satu nelayan.
Sesunggungnya masuk ke area pantai ini, para pengunjung juga sekaligus bisa wisata spiritual karena ada pura yang cukup disakralkan warga.
Sementara itu, di sisi kiri sebelum memasuki kawasan Virgin Beach, bagi traveler yang ingin menjajal water blow-nya dengan ribuan batuan dan goa, bisa menelusuri Hidden Beach.
Sesuai namanya, pantai ini tersembunyi di balik pura, masih liar dan jarang dikunjungi wisatawan. Pantai ini memang tak seindah pantai Virgin, pasalnya selain deburan ombak besar yang menghantan batuan, juga tak ada spot bersantai. Warna airnya pun tak seindah Virgin. Kecuali saat surut, akan tampak dasar pantai yang penuh batuan besar dan cocok untuk foto siluet saat senja. "Bagus untuk selfi di sana. Pantainya di balik pura. Ada goanya yang banyak kelelawar juga. Cocok untuk yang suka foto - foto," jelas pria yang memperkenalkan diri bernama Made. Ada juga pemandangan menarik lainnya bila berkunjung ke Hidden Beach, yakni Gunung Agung tampak lapang dipandang dari kawasan ini.