Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Birman Simanullang mengakui pihaknya sempat menerima laporan bahwa ada dua anak SD diculik. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata itu tidak benar.
“Jadi itu hasil rekayasa yang dibuat kedua anak itu. Mereka itu pulang lebih cepat dari sekolah. Tapi tidak langsung pulang ke rumah, malah main dan lupa waktu untuk pulang,” kata Kompol Birman seperti dikutip dari Pojoksatu.
Birman menjelaskan, keduanya mengaku membuat rekayasa penculikan lantaran takut dimarahi orang tuanya, seakan-akan menjadi korban penculikan hingga informasi beredar luas di masyarakat.
“Orang tua juga sudah mengklarifikasi dan meminta maaf karena sempat membuat resah atas kabar yang beredar,” jelas Biman. Editor : Nyoman Suarna