BALI EXPRESS-Seorang pria di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur bernama Sali nyaris babak belur dihajar massa Selasa (19/9) malam.
Warga marah lantaran pada malam sebelumnya Sali diduga melakukan pencabulan terhadap warga Jember juga. Tindakan keji ini tidak hanya dilakukan kepada satu orang korban.
Kejadian ini terungkap setelah salah satu korban menceritakan pengalaman traumatisnya kepada keluarganya. Setelah mengetahui insiden ini, warga segera mendatangi rumah pelaku Sali.
Mereka yang merasa marah hampir saja melancarkan tindakan anarkis, tetapi aparat kepolisian Jember tiba di lokasi kejadian dengan cepat. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Jember untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Ainur Rofik, Ketua RT 04 RW 028, Kelurahan Jember Kidul, menjelaskan bahwa tindakan bejat pelaku terungkap setelah salah satu korban menceritakan pengalamannya kepada keluarganya. "Ada lebih dari tiga korban, meskipun pelaku hanya mengakui tiga," ujarnya.
Kejadian ini ternyata telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama di rumah pelaku ketika tidak ada orang lain di sekitarnya.
Sehari-hari, pelaku tinggal bersama menantu dan anaknya, dan dia berprofesi sebagai penjaga toko.
Sebelumnya, Sali dikenal sebagai sosok yang cukup baik oleh warga sekitarnya.
Ia sering mengikuti kegiatan keagamaan, seperti pengajian, sehingga tidak ada kecurigaan terhadap perilaku keji yang dilakukannya. "Kejadian ini sudah berlangsung lama, namun baru terungkap belakangan ini," demikian ungkap Ainur Rofik seperti dikutip dari Radar Jember. (*)