BALI EXPRESS-Sebuah mobil minibus jenis elf bermuatan penuh penumpang ditabrak Kereta Api (KA) Probowangi rute Banyuwangi – Surabaya, Minggu (19/11) malam.
Minibus nomor polisi N 7646 T tersebut ditabrak KA Probowangi saat minibus melintas di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Dusun Prayuana, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur.
Akibat tabrakan ini, sebelas orang penumpang minibus meninggal dunia dengan kondisi luka berat.
Warga setempat, Suyit, menceritakan bahwa mobil elf berwarna biru itu bergerak dari selatan ke utara. Ketika sampai di perlintasan tanpa palang kereta api, tiba-tiba muncul kereta api dari arah timur (Banyuwangi).
"Suara benturannya sangat keras," ungkapnya dikutip dari Radar Jember.
Suyit berusaha memperingatkan pengemudi untuk berhenti, tetapi upayanya diabaikan. "Mobilnya cepat, dan keretanya juga cepat," tambahnya.
Setelah kejadian, warga segera berdatangan untuk melihat situasi. Beberapa dari mereka bahkan turut membantu dalam evakuasi karena beberapa penumpang terjepit di dalam mobil yang rusak parah.
Mobil elf akhirnya terlempar sejauh 50 meter dari perlintasan. Saat kejadian, tampak perlintasan tersebut tidak dilengkapi palang, dan penerangan kereta api mati.
Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang, menyatakan bahwa sebelas orang tewas dalam kecelakaan tersebut, sementara empat lainnya mengalami luka berat.
"Keempat korban telah dibawa ke puskesmas," jelasnya.
Mengenai kronologi lebih rinci dan informasi mengenai rombongan serta tujuan mereka, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan keterangan. (*)
Editor : Suharnanto Bali Express