Batu Bertulis Aksara Asing Ditemukan di Pura Ngesti Dharma Banyuwangi, Menyimpan Misteri dan Daya Tarik Wisata Religi Baru
I Putu Suyatra• Minggu, 14 April 2024 | 19:24 WIB
LEBIH JELAS: Tejo Dwi Saputro menunjukkan aksara pada batu di Pura Ngesti Dharma, Dusun Sumberejo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Jumat (12/4). (Gareta Wardani/Radar Genteng)
BALI EXPRESS - Sebuah batu unik dengan ukiran aksara asing yang masih belum terbaca, ditemukan di Pura Ngesti Dharma, Dusun Sumberejo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.
Batu besar dengan diameter satu depa orang dewasa dan berat sekitar lima ton ini, menjadi daya tarik baru bagi wisatawan religi dan pecinta sejarah.
Batu ini ditemukan pada tahun 2019 oleh masyarakat setempat di bawah air terjun di sungai sekitar pura.
Sejak saat itu, batu tersebut menjadi objek misteri dan spekulasi, dengan berbagai penafsiran makna dari aksara yang terukir di atasnya.
"Ada yang menganggap itu penggambaran naga yang hendak menelan sesuatu," ujar Tejo Dwi Saputra, sesepuh umat Hindu di Dusun Sumberejo.
Menurut Tejo, batu ini dipercaya sebagai tempat kediaman Ki Bagus Penyejeran, dan aksara yang terukir diyakini sebagai goresan tongkat beliau.
Kepercayaan ini semakin diperkuat dengan kejadian saat batu ini diangkat menggunakan mesin.
"Pernah diangkat menggunakan mesin, tapi warga yang berada di sekitar sungai kerasukan sesepuh dan minta diangkat manual," ujar Tejo.
Tejo meyakini bahwa sesepuh yang bersemayam di batu tersebut tidak mengizinkan penggunaan mesin dalam proses pengangkatan.
Bahkan, ada cerita bahwa warga sekitar yang terpengaruh secara spiritual meminta agar batu tersebut diangkat secara manual.
Pengangkatan batu secara manual, yang pada akhirnya melibatkan kerjasama umat Hindu, Islam, dan lainnya, menjadi simbol gotong royong dan persatuan masyarakat setempat.
Batu bertulis aksara asing ini tidak hanya menarik perhatian dari segi religi dan sejarah, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata baru di Banyuwangi.
Keunikan dan misterinya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kekayaan budaya dan spiritual daerah ini.
Meskipun begitu, misteri di balik tulisan yang terpahat di batu tersebut masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan.
Dinas Kebudayaan setempat pun masih belum mampu memberikan penjelasan yang memuaskan mengenai arti sebenarnya dari aksara tersebut. ***