Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HATI-HATI KENALAN DI TIKTOK! Anggota TNI Gadungan Rampok Motor Janda, Korban Diiming-imingi Cinta

I Putu Suyatra • Minggu, 28 Juli 2024 | 21:44 WIB

HA (tengah), menutup wajahnya saat kasusnya dirilis di Mapolres Probolinggo.
HA (tengah), menutup wajahnya saat kasusnya dirilis di Mapolres Probolinggo.

BALIEXPRESS.ID - Seorang pria berinisial HA (35) asal Probolinggo, Jawa Timur, nekat mengaku sebagai anggota TNI untuk melancarkan aksinya merampok motor seorang wanita.

Korban, SW (39), seorang janda asal Blitar, terbujuk rayuan pelaku yang mengaku akan menikahinya.

Kronologi Kejadian

Perkenalan HA dan SW berawal dari aplikasi TikTok. HA yang mengaku sebagai anggota TNI berhasil memikat hati SW.

Baca Juga: Kunjungi Tabanan, Sesmenparekraf Serap Aspirasi Pelaku Parekraf Tabanan Terkait Hal Ini

Keduanya kemudian bertemu dan pelaku mengajak korban bertemu di Probolinggo dengan iming-iming akan diperkenalkan kepada komandan kesatuannya.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menjelaskan, saat pertemuan tersebut, pelaku meminta cincin emas seberat 1,6 gram yang dipakai korban.

Keduanya kemudian berboncengan menggunakan motor Vario nopol AG 3527 PAA milik korban.

Sesampainya di Probolinggo, pelaku hanya mengajak korban berkeliling hingga tiba di Desa/Kecamatan Kotaanyar.

Saat melewati jalan hutan jati, pelaku menghentikan motor dan meminta korban turun.

Kemudian, pelaku memukul kepala korban dengan batu. Beruntung, korban memakai helm sehingga tidak terluka parah.

Pelaku kemudian meminta HP dan dompet korban yang berisi identitas dan STNK motor. Meskipun korban sempat menolak, ancaman pembunuhan dari pelaku membuat korban menyerahkan barang-barangnya. Pelaku kemudian meninggalkan korban di tengah hutan.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 21 juta dan melaporkannya ke Polsek Kotaanyar.

Polsek berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo dan Kodim 0820 karena pelaku mengaku sebagai anggota TNI.

Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kotaanyar dan Unit Opsnal Timur Satreskrim Polres Probolinggo berhasil melacak pelaku di Desa Sidomulyo, Kotaanyar, dan menangkapnya.

Namun, pelaku melawan dan mencoba kabur, sehingga petugas menembak kaki kanannya. Akhirnya, pelaku mengakui perbuatannya.

Penangkapan Pelaku

Berkat laporan korban, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya. Dalam upaya penangkapan, pelaku sempat melawan sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di kaki.

Modus Operandi yang Menyesatkan

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan anggota TNI.

Pelaku dengan sengaja memanfaatkan seragam atau atribut TNI untuk meyakinkan korban.

Komandan Kodim 0820 Letkol Arm Heri Budiasto menegaskan bahwa pelaku bukan anggota TNI dan mengapresiasi penangkapan yang dilakukan Polres Probolinggo.

"Pelaku bukan anggota TNI Kodim 0820. Aksinya sangat merugikan kami semua dan mencoreng nama institusi TNI," tandasnya.

HA sendiri mengaku baru dua minggu mengaku sebagai anggota TNI dan melakukan aksi curas.

"Baru dua minggu mengaku TNI. Hanya satu orang yang jadi korban," ucapnya. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#gadungan #probolinggo #janda #tni #emas #tiktok