BALIEXPRESS.ID - Khulatul Musidah, seorang wanita berusia 36 tahun asal Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, mengalami nasib tragis yang tak terduga.
Perjalanan hidupnya berakhir memilukan setelah terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis petang.
Kecelakaan tersebut terjadi saat Khulatul melaju dengan motor Honda Beat berpelat nomor L 5867 RU dari arah barat menuju timur.
Tak ada yang menduga bahwa perjalanan itu akan menjadi yang terakhir bagi Khulatul. Saat melaju sendirian, ia mendadak kehilangan kendali, motornya terpeleset, dan akhirnya oleng, membuatnya terjatuh ke kanan jalan.
Namun, yang membuat kejadian ini semakin tragis adalah munculnya sebuah truk berpelat nomor H 8390 PA yang dikemudikan Ribut Utomo, 59 tahun, warga Desa/Kecamatan Gondangwetan.
Truk tersebut datang dari arah belakang dengan jarak yang sangat dekat, sehingga pengemudi tak memiliki cukup waktu untuk menghindar.
"Ban motor korban terpeleset, sehingga membuatnya jatuh ke kanan. Sayangnya, dari belakang ada truk yang akhirnya menabrak korban," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Prasetyo.
Benturan keras tersebut seketika merenggut nyawa Khulatul. Jenazahnya segera dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan.
"Korban mengalami luka serius, dengan kepala yang robek dan kaki kanan yang lecet," tambah Iptu Prasetyo.
Kecelakaan ini menjadi peringatan akan bahaya di jalan raya yang bisa datang kapan saja, dan menambah daftar panjang insiden tragis di wilayah tersebut.
Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati di jalan. ***
Editor : I Putu Suyatra