Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HATI-HATI SEDOT BENSIN DARI TANGKI MOBIL! Kronologi Tiga Mobil, 4 Motor dan Dua Rumah Terbakar gara-gara Sedot Bensin

I Putu Suyatra • Senin, 2 September 2024 | 15:36 WIB

 

IDENTIFIKASI: Tim dari Satreskrim Polres Jepara lakukan berita acara pemeriksaan di lokasi kebakaran kemarin. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
IDENTIFIKASI: Tim dari Satreskrim Polres Jepara lakukan berita acara pemeriksaan di lokasi kebakaran kemarin. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

BALIEXPRESS.ID - Si jago merah kembali mengamuk! Kebakaran besar melanda Desa Pelemkerep, Kecamatan Mayong, pada Sabtu (31/8), menghanguskan rumah warga dan menyebabkan kerugian hingga mencapai Rp 500 juta.

Meski tak ada korban jiwa, peristiwa ini berdampak pada setidaknya tiga keluarga yang kehilangan harta benda berharga.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Yorisa Prabowo, mengungkapkan bahwa salah satu korban, Misran (52), harus merelakan dua unit mobil Toyota Avanza, dua unit sepeda motor Honda Vario, satu unit sepeda motor Honda Supra X, serta satu unit sepeda motor Honda PCX yang ikut dilalap api.

Selain itu, bagian ruang tamu, kamar tidur, dan gudang penyimpanan sosis di rumahnya juga habis terbakar.

Tidak hanya Misran, Suhali (50), warga Desa Muryolobo, juga mengalami kerugian setelah mobil Toyota Avanza miliknya ikut terbakar.

Sedangkan rumah Sri Wahyuningsih, warga Desa Pelemkerep, mengalami kerusakan parah pada bagian atap ruang kamar tidur akibat api yang merambat dengan cepat.

Menurut AKP Yorisa, kebakaran bermula ketika Suhali datang ke rumah Misran sekitar pukul 09.00 WIB dengan mobil Toyota Avanza.

Setelah memarkir mobil di depan rumah, Suhali bermaksud memperbaiki selang oli dengan meminjam gergaji kecil dan peralon dari tetangga Misran, Mujiati (45).

Namun, saat Suhali membuka pintu bagasi belakang dan mencoba menyedot bensin dari tangki mobil menggunakan selang, tiba-tiba api muncul dari bagian belakang mobil sekitar pukul 09.30 WIB.

Api dengan cepat menyambar mobil Suhali, kemudian merambat ke kendaraan dan rumah Misran yang berada di dekatnya.

Kobaran api bahkan merembet ke rumah Sri Wahyuningsih, menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB segera menurunkan dua armada dari Mako 113 dan Pos Kalinyamatan.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB, dan proses pendinginan selesai pukul 12.00 WIB.

Kasi Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Jepara, Surana, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di cuaca panas seperti ini.

“Api dapat dengan mudah memercik dan merambat cepat, terutama jika terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar. Masyarakat harus tetap waspada,” ujarnya.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lingkungan yang padat penduduk seperti Desa Pelemkerep. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#avanza #jepara #bensin #kebakaran