Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NGERI! Kronologi Kecelakaan Maut Bus vs Dua Truk Tronton, 6 Orang Meninggal Dunia

I Putu Suyatra • Selasa, 24 September 2024 | 02:39 WIB
Kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Pantura Pati-Rembang dievakuasi petugas, Senin (23/9) dini hari. (ISTIMEWA)
Kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Pantura Pati-Rembang dievakuasi petugas, Senin (23/9) dini hari. (ISTIMEWA)

BALIEXPRESS.ID - Tragedi memilukan kembali terjadi di jalur Pantura Pati-Rembang, tepatnya di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (23/9) dini hari.

Kecelakaan maut ini melibatkan sebuah bus dan dua truk tronton yang menyebabkan enam orang tewas seketika, memicu duka mendalam bagi keluarga korban.

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat bus yang membawa 28 penumpang melaju dari arah timur (Surabaya) menuju Semarang.

Di sisi lain, dua truk tronton berjalan beriringan dari arah barat, Juwana menuju Rembang.

Namun, nasib buruk menimpa saat bus yang dikendarai Ali Imron (46), diduga hilang kendali karena sopir mengantuk, hingga oleng ke kanan dan menghantam dua truk tersebut.

Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Asfauri, yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan detail peristiwa tersebut.

"Kecelakaan ini menyebabkan enam korban meninggal dunia, tiga di antaranya meninggal di tempat, sementara tiga lainnya meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit," jelasnya.

Korban tewas di antaranya adalah sopir truk tronton dengan nomor polisi L 8899 UQ, Ahmad Suwandi (39), warga Kecamatan Bungah, Gresik, serta sopir bus Ali Imron, warga Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Selain itu, empat penumpang bus juga turut menjadi korban tewas, yaitu Shodikin (32), Heru Nur Cahyo (26), Juli Supriyanto (35), dan Syamsul Huda.

Sementara itu, para penumpang bus yang selamat langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian dan beberapa di antaranya dirawat di rumah sakit dan Puskesmas Juwana.

"Korban luka-luka sudah dievakuasi dan mendapat perawatan intensif," tambah Asfauri.

Polisi menduga faktor cuaca buruk dan jalan licin turut menjadi penyebab kecelakaan tragis ini, meski penerangan jalan sudah memadai.

Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi kejadian secara detail.

Bagaimana perkembangan kasus ini? Apakah ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan tersebut? Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Kecelakaan di jalur Pantura memang bukan hal yang asing, namun dengan enam nyawa melayang dalam satu kejadian, duka dan pertanyaan besar pun mengemuka. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#kecelakaan #gresik #bus #pati #truk #tronton #penumpang