Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sadis! Wanita di Makassar Bacok Ibu Kandung Pakai Parang, Warga Tak Berani Leraikan

I Putu Suyatra • Kamis, 26 September 2024 | 04:06 WIB
Perempuan di Makassar bernama Sarniati (kiri) tega membacok ibunya dengan parang setelah diminta bersih bersih rumah. (Foto: Screenshots Instagram @makassarinfoku & @accunk33)
Perempuan di Makassar bernama Sarniati (kiri) tega membacok ibunya dengan parang setelah diminta bersih bersih rumah. (Foto: Screenshots Instagram @makassarinfoku & @accunk33)

BALIEXPRESS.ID - Warga Jalan Tinumbu No. 148, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh peristiwa brutal seorang wanita yang tega membacok ibu kandungnya menggunakan parang hingga bersimbah darah.

Insiden mengerikan ini terjadi pada Selasa (24/9) dan direkam oleh warga sekitar, yang videonya kini viral di media sosial.

Korban Berlumuran Darah, Pelaku Sadis Tak Terhentikan

Korban, Siti Syamsiah (64), mengalami luka serius di sekujur tubuh, namun nyawanya berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari.

Aksi sadis ini dipicu oleh kemarahan pelaku, Sarniati (39), yang tak terima saat diminta membersihkan rumah oleh sang ibu.

Dalam video yang beredar, tampak Sarniati dengan kejam menebas ibunya yang sudah terkapar di tanah, sambil mengenakan daster putih dan berdiri di balik pagar hijau.

Meski sempat mundur, ia kembali mendekat dan menebaskan parangnya berkali-kali, menyebabkan warga sekitar tak berani mendekat untuk melerai.

Warga Berusaha Membujuk, Namun Tak Berhasil

Meski berada di luar pagar, warga terus berusaha membujuk Sarniati agar berhenti menyerang ibunya.

"Sudah mi, sudah mi, ti a ti sudah," terdengar dari rekaman video yang diambil salah seorang saksi.

Namun, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan sadis.

Setelah memberikan jarak, warga akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang sudah terkapar dan segera membawanya ke rumah sakit.

Kondisi Siti Syamsiah dilaporkan mengalami patah tulang dan luka robek di beberapa bagian tubuhnya, termasuk pipi, telinga, jidat, dan lengan kanan.

Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, menjelaskan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Pelaku tidak terima ditegur oleh korban sehingga ia langsung mengambil parang dan melakukan penganiayaan berkali-kali," ungkap Wahiduddin.

Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Muhammad Idris, mengungkapkan bahwa keluarga sudah lama menyadari kondisi mental Sarniati.

Bahkan, kedua orang tuanya sering mengalah karena pelaku sering mengamuk di rumah.

"Ayah pelaku, Hakim, menjelaskan bahwa ia dan istrinya selalu mengalah karena anaknya didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan," ujar Idris.

Kini, Sarniati telah diamankan oleh pihak kepolisian dan diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#gangguan jiwa #makassar #anak bacok ibu