Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Pembacokan Brutal Sopir Truk : Diduga Pelaku Adalah Rekan Kerjanya Sendiri yang Ketahuan Mencuri Uang Korban

I Putu Suyatra • Selasa, 1 Oktober 2024 | 15:08 WIB
Lokasi tempat korban ditemukan bersimbah darah dibacok temannya sendiri. Inset korban sebelum dibawa ke RSUD Bangil. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Lokasi tempat korban ditemukan bersimbah darah dibacok temannya sendiri. Inset korban sebelum dibawa ke RSUD Bangil. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

BALIEXPRESS.ID - Seorang pejuang nafkah, Moch Samsul (47), sopir truk asal Kademangan, Kota Probolinggo, harus mengalami nasib nahas.

Saat sedang bekerja di depan Perum Wismokerto, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, ia dibacok secara brutal hingga mengalami luka serius di bagian perut.

Insiden mengejutkan ini terjadi pada Senin (30/9) siang. Menurut kesaksian warga, pelaku yang diduga melakukan aksi sadis ini adalah teman korban sendiri, berinisial LH (30), warga Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Peristiwa ini membuat gempar warga sekitar yang langsung berupaya menolong korban dan membawanya ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan medis.

Slamet (68), warga setempat yang kebetulan bertugas menjaga lintasan kereta api di dekat lokasi kejadian, adalah saksi pertama yang melihat korban.

Saat itu, ia melihat Samsul melambaikan tangan seolah meminta pertolongan, sebelum akhirnya ambruk di depan truk yang diparkir di tepi jalan.

"Setelah kereta lewat, saya baru lari mendekat. Saat itu warga sudah ramai di sekitar korban," ujar Slamet.

Korban mengaku, insiden ini bermula pada Minggu (29/9) malam, ketika ia dan LH berangkat dari Madura menuju Probolinggo dengan truk bernomor polisi DA 8178 ZG.

Di tengah perjalanan, Samsul mendapati bahwa LH mencuri uang miliknya. Akibatnya, LH diturunkan dari truk dan hubungan mereka semakin memanas.

Namun, siapa sangka bahwa insiden itu akan berujung tragis. Pada Senin siang, saat Samsul sedang buang air kecil di pinggir jalan setelah memarkir truknya, LH yang tiba-tiba datang dengan mengendarai sepeda motor Supra, langsung menyerangnya dengan celurit.

Serangan tersebut menyebabkan luka menganga sepanjang 35 sentimeter di perut korban.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Buser Polres Pasuruan Kota, dan saat ini pelaku masih dalam pengejaran, diduga melarikan diri ke arah Probolinggo," ungkapnya.

Kasus ini masih terus diselidiki, sementara warga sekitar berharap pelaku segera tertangkap dan keadilan ditegakkan.

Bagaimana insiden pencurian uang kecil berubah menjadi serangan berdarah? Apakah ada motif lain di balik kejadian ini? Mari kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian. ***

Editor : I Putu Suyatra
#pasuruan #truk #sopir #mencuri