BALIEXPRESS.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tak terduga seorang murid SMP melawan gurunya di tengah nasihat, menjadi viral di media sosial.
Kejadian yang menghebohkan ini diketahui terjadi di daerah Grati, Pasuruan, Jawa Timur.
Video tersebut menampilkan interaksi penuh ketegangan antara murid dan guru di dalam kelas, yang justru dibalas dengan sikap tidak hormat oleh sang murid.
Salah satu akun Instagram, @txt_nusantara, mengunggah video ini pada Jumat (18/10) dan dalam waktu lima jam, video tersebut telah ditonton lebih dari 88 ribu kali.
Netizen pun ramai-ramai mengomentari kejadian yang tak biasa ini.
Dalam video tersebut, tampak seorang siswa berseragam SMP yang berdiri di kelas sambil berbicara dengan nada tinggi kepada gurunya.
Sang guru, yang juga perekam video, menasihati murid dengan lembut, namun balasan yang diterima justru berupa kata-kata kasar dan bentakan.
"Dadi bunda nek ngajar, sampean gak ngerungokno ta? (Jadi bunda mengajar, kamu tidak mendengarkan ya)," tanya sang guru dengan tenang.
Namun, murid itu langsung membalas dengan nada tinggi, "Gak rungokno! (Gak mendengarkan!)"
Tidak berhenti di situ, ketika sang guru bertanya untuk apa murid tersebut datang ke sekolah, jawabannya semakin mengejutkan.
Alih-alih memberikan jawaban yang masuk akal, si murid malah berkata ia lebih memilih tidur di kuburan Sentono.
Ketika sang guru dengan sabar meminta murid tersebut membuka unit 3 buku pelajarannya, balasannya semakin tidak terduga. Si murid malah dengan kasar menyuruh gurunya mencari buku itu sendiri.
"Lak kan koen sing ngerjakno. Aku gurune, lapo kon aku sing goleki (Kan kamu yang ngerjain. Saya gurunya, kenapa saya yang harus mencarinya)," ucap guru dengan heran.
Murid tersebut semakin emosional dan bahkan mengancam untuk berhenti sekolah. Sang guru, yang tetap sabar, akhirnya meminta murid lain untuk mengambilkan buku dari tas murid tersebut.
Namun, respon yang didapat malah semakin agresif. Murid itu membanting tasnya dan berteriak, "Kurang ta?! Iki pisan!"
Meskipun mendapat perlakuan kasar, sang guru tetap tenang dan menjelaskan niat baiknya yang hanya ingin membantu karena merasa kasihan.
Namun, murid tersebut semakin tidak terkendali dan bahkan mengungkapkan tidak peduli sekalipun kiamat datang.
Guru itu kemudian mencoba mencari tahu dengan siapa murid tersebut tinggal, berharap bisa berkomunikasi dengan orang tua atau walinya.
Namun, jawaban murid itu kembali mengejutkan. Ia mengaku yatim piatu dan tinggal bersama orang lain.
Aksi murid yang membangkang ini sontak membuat netizen geram, namun mereka juga tak henti-hentinya memuji kesabaran sang guru.
"Gurunya sabar banget, semoga njenengan bahagia dunia akhirat Bu Guru," tulis salah satu netizen.
"Jamanku sekolah, nek onok arek koyo ngeneki wes dikamplengi gurune," komentar netizen lainnya yang mengingat masa lalu.
Hingga kini, belum ada klarifikasi lebih lanjut mengenai identitas murid maupun guru yang terlibat dalam video viral tersebut.
Namun, video ini telah menuai banyak perhatian dan menjadi bahan perbincangan panas di kalangan netizen.
Apa yang sebenarnya terjadi di balik insiden ini? Apakah ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil oleh pihak sekolah? Pertanyaan ini tentu membuat publik semakin penasaran. ***
Editor : I Putu Suyatra