BALIEXPRESS.ID - Gresik digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa DA (13), seorang pelajar SMP asal Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik.
DA ditemukan tak bernyawa di dekat Mako Satpolairud Polres Gresik pada Minggu (3/11) setelah bermain sepak bola di tengah hujan bersama teman-temannya.
Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 12.30 WIB saat DA dan rekan-rekannya bermain di area terbuka dekat Mako Satpolairud.
Namun, saat hujan mulai turun, DA diduga tersengat listrik hingga tak sadarkan diri dan akhirnya ditemukan meninggal di lokasi.
Penyebab Kematian Diduga Karena Sengatan Listrik
Lurah Kroman, Fathan, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Korban telah dimakamkan," ucap Fathan singkat.
Kasatpolairud Polres Gresik, AKP Winardi, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih menyelidiki insiden ini untuk memastikan penyebab kematian.
“Hasil visum sementara tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan, namun kami mendalami kemungkinan korban tersengat listrik,” ujar Winardi.
Polisi Dalami Kasus, Kepastian Penyebab Kematian Masih Ditunggu
Kanit Gakkum Satpolairud Polres Gresik, Iptu Hajar Widagdo, menambahkan bahwa kepastian penyebab kematian korban belum bisa disimpulkan.
“Penyelidikan masih berlanjut dan ditangani oleh Polsek Gresik Kota,” jelasnya.
Kasus ini menyisakan duka mendalam dan menjadi peringatan akan bahaya bermain di tempat terbuka saat hujan.
Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengetahui secara pasti penyebab tragedi yang merenggut nyawa pelajar muda ini. ***
Editor : I Putu Suyatra