Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NAH LHO! Viral Paksa Siswa Sujud dan Menggonggong, Pengusaha Ivan Sugianto Akhirnya Ditangkap Polisi

Nyoman Suarna • Jumat, 15 November 2024 | 01:56 WIB
Viral! Ivan Sugianto, pengusaha asal Surabaya, jadi sorotan setelah aksinya memaksa siswa sujud dan menggonggong.
Viral! Ivan Sugianto, pengusaha asal Surabaya, jadi sorotan setelah aksinya memaksa siswa sujud dan menggonggong.

BALIEXPRESS.ID - Ivan Sugianto (IS), seorang pengusaha asal Surabaya yang sempat viral karena memaksa siswa SMA Gloria 2 berinisial EN untuk sujud dan mengonggong, akhirnya diringkus oleh aparat kepolisian di Bandara Juanda.

Penangkapannya berlangsung tanpa perlawanan, dan Ivan langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ivan, yang datang dari penerbangan Jakarta-Surabaya, dijemput oleh tim gabungan dari kepolisian dan Satgas Pengamanan Bandara Juanda di Terminal 1, Gate 4, sekitar pukul 16.00 WIB.

Tim gabungan yang menangkap tersangka terdiri dari unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan Jatanras (Keamanan dan Ketertiban) Polrestabes Surabaya, dibantu oleh petugas bandara.

Ivan, yang mengenakan masker putih, tiba tanpa didampingi siapa pun, langsung digiring oleh petugas.

Sebelum penangkapan, Ivan sempat meminta maaf atas tindakan kontroversialnya yang menyebabkan kegaduhan.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial pada Kamis (14/11/2024), Ivan mengungkapkan penyesalannya.

"Saya, Ivan Sugianto, sebagai orang tua dari Axel, ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan dan kegaduhan yang telah terjadi," ujar Ivan dalam video tersebut.

Ivan juga menyampaikan permintaan maaf kepada SMA Gloria 2, orang tua siswa, serta terutama kepada EN dan keluarganya.

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan dan arogansi yang telah saya lakukan," lanjutnya.

Dia mengungkapkan bahwa selama ini ia memilih untuk diam dan melakukan introspeksi diri. Saat itu Ivan berjanji akan menyerahkan diri ke polisi dan mengikuti proses hukum yang berlaku, sambil berharap masyarakat, khususnya warga Surabaya, dapat mengampuninya.

"Saya juga ingin meminta maaf kepada istri dan anak saya. Papa minta maaf atas perbuatan yang sudah membuat kalian malu," tambahnya.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya tengah menyelidiki kasus persekusi terhadap seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya yang dipaksa melakukan tindakan tidak pantas akibat perseteruan antara anak Ivan dan siswa tersebut. Polisi telah memeriksa delapan saksi, termasuk Ivan sebagai terduga pelaku, orang tua korban, kepala sekolah, serta tiga guru.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan, meskipun pihak keluarga korban, EMS dan EN, telah berdamai, kasus ini tetap dilanjutkan.

Hal ini terjadi setelah pihak sekolah SMA Gloria 2 meminta agar proses hukum tetap berjalan karena tindakan Ivan sudah dianggap melampaui batas.

"Alasannya, karena tindakan terduga pelaku, sudah melampaui batas, yaitu menyuruh EN untuk sujud dan menggonggong," kata Dirmanto pada Rabu (13/11/2024). (*)

Sebelumnya, sempat beredar video yang menunjukkan perdamaian antara Ivan dan orang tua korban. Dalam rekaman tersebut, keduanya terlihat saling memaafkan dan berjabat tangan.

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidik masih akan memeriksa beberapa saksi lagi, dan alat bukti yang sudah dikumpulkan termasuk rekaman video kejadian tersebut.

Baca Juga: Bintang Premier League Inggris Sebut Timnas Indonesia akan Kesulitan Hadapi Jepang Meski Full Diaspora: Ini Alasannya 

"Masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa. Saat ini, alat bukti yang sudah kami kantongi adalah bukti rekaman," pungkas Dirmanto.

Editor : Nyoman Suarna
#Ivan Sugianto #siswa #viral #menggonggong #ditangkap #sujud