Kronologi Kecelakaan Maut yang Mengakibatkan Remaja Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Trailer: Pemicunya Ada Mobil Nyalip dari Sisi Kiri
I Putu Suyatra• Selasa, 10 Desember 2024 | 19:30 WIB
BARANG BUKTI: Petugas melakukan olah TKP di truk trailer yang menabrak korban, Senin (12/4).
BALIEXPRESS.ID - Insiden tragis kembali terjadi di Jalan Raya Pantura Grati, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (9/12) pukul 11.15 WIB.
Seorang remaja bernama Muhammad Rizal Wirdaus (18), warga Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, kehilangan nyawa setelah motornya bertabrakan dengan truk trailer.
Korban meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
Insiden ini menyisakan duka mendalam, sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.
Kronologi Kecelakaan
Menurut laporan polisi, kejadian bermula saat sebuah mobil dengan nomor polisi yang belum teridentifikasi melintas dari arah timur menuju barat.
Mobil tersebut mencoba mendahului truk trailer bernomor polisi L 8143 UU, yang dikemudikan oleh Aladin (52), warga Kota Surabaya.
Dalam upaya mendahului dari sisi kiri, mobil tersebut memaksa truk trailer untuk bergerak ke kanan hingga melewati marka jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas motor yang dikendarai korban.
Tanpa bisa menghindar, motor korban langsung bertabrakan dengan truk trailer yang telah keluar jalur.
“Saat truk trailer mengarah ke kanan, motor korban datang dari arah berlawanan dan langsung terjadi tabrakan,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Prasetyo.
Kondisi Korban dan Kendaraan yang Terlibat
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius, antara lain:
Luka robek pada dada kiri
Pendarahan pada telinga kiri
Memar pada paha kanan
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Grati.
Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga mengalami kerusakan signifikan:
Truk trailer: Slebor head sebelah kiri pecah, besi pengaman kiri bengkok.
Motor korban: Stang bengkok, body depan dan samping kanan-kiri pecah.
Peringatan untuk Pengguna Jalan
Kecelakaan di Jalan Raya Pantura ini menjadi peringatan serius bagi semua pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama saat mendahului kendaraan besar seperti truk trailer.
Jalan raya yang padat, ditambah dengan manuver berbahaya, dapat berujung pada tragedi yang tak terelakkan.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan.
Keselamatan Berkendara di Jalan Raya Pantura
Jalan Raya Pantura dikenal sebagai salah satu jalur lalu lintas tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk:
Menghindari menyalip dari sisi kiri.
Tetap berada dalam batas kecepatan aman.
Mematuhi marka jalan dan rambu lalu lintas.
Tragedi ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Jangan biarkan kelalaian di jalan raya mengubah kehidupan menjadi duka.
Apakah insiden ini akan memicu perubahan dalam aturan keselamatan berkendara? Kita tunggu langkah tegas dari pihak berwenang. ***