BALIEXPRESS.ID – Setelah kasus Agus yang disiram air keras viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet, kini kasus serupa dialami seorang wanita di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Kasus yang juga viral di media sosial ini dialami seorang wanita berinisial F.
Akibat kejadian tersebut korban menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.
Hingga kini, Polsek Bekasi Utara masih memburu pelaku yang diduga mengenal korban secara pribadi.
Dalam video yang beredar, terlihat korban diserang oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Pelaku tiba-tiba menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.
Akibat serangan tersebut, korban merasakan panas luar biasa hingga terpaksa membuka sweater di pinggir jalan, menyisakan kaos di tubuhnya.
Kompol Yus Jahan, Kapolsek Bekasi Utara, menyatakan bahwa pelaku dan korban saling mengenal.
"Dari kronologinya, korban mengenal pelakunya," ungkap Yus kepada awak media.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi pada Sabtu malam (6/11).
Saat itu, korban sedang berkendara menggunakan sepeda motor, tetapi kendaraan tersebut mogok di tengah jalan.
Korban kemudian menghubungi suaminya untuk meminta bantuan.
Setelah suaminya datang, korban melanjutkan perjalanan menggunakan motor sang suami.
Namun, dalam perjalanan pulang, korban dipepet oleh pelaku yang datang dari belakang dan menyiramkan cairan air keras ke tubuhnya.
"Luka paling banyak di bagian punggung, tapi air keras juga mengenai bagian depan tubuh korban," jelas Yus.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya, meski wajahnya tidak terkena cairan berbahaya itu.
Korban kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Polsek Bekasi Utara menegaskan bahwa pelaku bertindak seorang diri. Hingga Rabu (11/12), pelaku masih dalam pengejaran.
"Kami akan terus mengejar pelaku sampai dia dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Yus.
Kejadian ini menjadi perhatian luas setelah video detik-detik penyiraman beredar di media sosial.
Polisi juga terus mendalami motif di balik aksi keji tersebut untuk mengungkap latar belakang hubungan antara pelaku dan korban.
Masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. Polsek Bekasi Utara berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. (*)
Editor : Nyoman Suarna