Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Mengerikan: Truk Gandeng vs Truk Tronton, Begini Kondisi Korbannya

I Putu Suyatra • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:31 WIB

Kendaraan truk gandeng dan truk tronton terlihat adu banteng di Jalan Raya Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Yudhi Radar Gresik)
Kendaraan truk gandeng dan truk tronton terlihat adu banteng di Jalan Raya Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Yudhi Radar Gresik)

BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan adu banteng yang melibatkan truk gandeng dan truk tronton terjadi di Jalan Raya Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada Jumat (13/12) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Insiden ini menyebabkan satu orang terluka dan kerugian material hingga puluhan juta rupiah.

Kronologi Kecelakaan

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, kecelakaan bermula saat truk gandeng bernomor polisi AG 8278 UB yang dikemudikan Sungkono (42), warga Desa Bulusari, Kediri, melaju dengan kecepatan sedang dari arah Terminal Bunder menuju selatan.

Namun, ketika melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju truk tronton Hino dengan nomor polisi B 9865 SEI yang dikemudikan Agus Supriyanto (39), warga Kabupaten Pati.

"Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tak terhindarkan," jelas Ipda Aswoko.

Korban dan Kerugian

Akibat tabrakan tersebut, Rena Feri Mafanta (23), penumpang truk gandeng asal Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kediri, mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, kedua sopir truk dilaporkan selamat tanpa luka, meskipun kendaraan yang mereka kendarai mengalami kerusakan parah.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Langkah Polisi dan Imbauan Keselamatan

Petugas Unit Gakkum Lantas Polres Gresik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti di lokasi.

"Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa kelalaian pengemudi truk gandeng yang mengambil haluan terlalu ke kanan menjadi penyebab utama kecelakaan ini," terang Ipda Aswoko.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Ipda Aswoko juga mengimbau pengemudi kendaraan besar seperti truk gandeng dan tronton agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari.

"Kami ingatkan para pengemudi untuk selalu mematuhi marka jalan dan menjaga lajur kendaraan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain," tambahnya.

Kejadian Ini Jadi Peringatan

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, terutama bagi pengemudi kendaraan besar yang berpotensi menimbulkan risiko besar di jalan raya.

Apakah kecelakaan ini akan menjadi pelajaran bagi pengemudi lain? Kita tunggu respons dari masyarakat dan pihak berwenang. ***

Editor : I Putu Suyatra
#kecelakaan #gresik #truk