BALIEXPRESS.ID - Nasib tragis menimpa Hendra Aji, pemuda berusia 21 tahun asal Desa Mangunjiwan, Kecamatan/Kabupaten Demak.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Bangunrejo, Kerunggalar, Minggu (15/12).
Hendra yang baru saja menghadiri acara komunitas motor di Nganjuk, sedang dalam perjalanan pulang bersama rombongan.
Hendra menunggangi motor Honda GL Pro tanpa pelat nomor yang mendadak mogok.
Rekannya, Bima Chaerlishan dari Desa Proyonanggan Selatan, Batang, berusaha membantu dengan mendorong menggunakan motor Honda Tiger G 4796 ME.
Namun, saat di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul sebuah minibus Elf bernopol S 7907 A yang dikemudikan oleh Suwaji, warga Desa Meduri, Margomulyo, Bojonegoro, dengan 12 penumpang.
Menurut keterangan saksi, Hendra tiba-tiba kehilangan keseimbangan ke kanan saat didorong, sehingga menimbulkan tabrakan dengan Elf tersebut.
Akibat tabrakan keras, Hendra terpental dan meninggal dunia di tempat.
Sementara itu, motor yang dikendarainya hancur, dan bagian depan minibus Elf juga rusak parah.
Dua penumpang Elf lainnya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyatakan bahwa kejadian ini masih dalam proses penyelidikan. (*)
Editor : Nyoman Suarna