Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Heboh! TikToker Nazmi Jadi Korban Pengeroyokan Klub Moge Bikers Brotherhood MC, Ini Kronologinya

I Putu Suyatra • Rabu, 18 Desember 2024 | 15:39 WIB
Rekaman CCTV keributan yang berimbas TikTokers Nazmi dikeroyok dan kondisi Nazmi pasca kejadian (foto kanan). (Foto: Instagram @pikiran rakyat dan X/Twitter @papandjafar)
Rekaman CCTV keributan yang berimbas TikTokers Nazmi dikeroyok dan kondisi Nazmi pasca kejadian (foto kanan). (Foto: Instagram @pikiran rakyat dan X/Twitter @papandjafar)

BALIEXPRESS.ID - Seorang TikToker muda, Nazmi (18), pemilik akun TikTok @tsqonlyfans, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh anggota klub motor gede (moge) Bikers Brotherhood MC (BBMC).

Insiden ini terjadi pada Sabtu (14/12) dini hari dan langsung menjadi sorotan di media sosial, menyulut perhatian publik.

Awal Mula Kejadian

Kejadian pengeroyokan ini dipicu oleh sebuah insiden yang terjadi sebelumnya di CK Jalan Aceh, Kota Bandung, Jumat (13/12) tengah malam.

Rekaman CCTV yang diunggah akun Instagram @pikiranrakyat pada Senin (16/12) memuat kronologi kejadian yang melibatkan sejumlah orang.

Dalam rekaman tersebut, seorang pemuda berinisial DW terlihat melemparkan rokok ke meja dua korban lain, E dan R.

Aksi tersebut memicu cekcok di antara mereka, namun sempat dilerai oleh T, teman DW. Namun, situasi kembali memanas ketika istri T, F, melakukan intimidasi terhadap E dan R.

Cekcok ini memicu keributan besar. Sekitar 20 orang datang secara tiba-tiba dan menyerang E dan R secara brutal.

Korban R berhasil diselamatkan, namun E mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Nazmi Jadi Sasaran Salah Paham?

Kericuhan tidak berhenti di CK Jalan Aceh. Pada pukul 03.00 WIB, kelompok T kembali terlibat perselisihan dengan sekelompok orang yang diduga anggota BBMC di bundaran KFC Riau.

Perselisihan ini diduga membuat klub moge mencari keberadaan T dan DW, yang dianggap sebagai provokator.

Nazmi, yang malam itu berada di Jalan Aceh untuk bertemu temannya di Hotel Janevela, diduga menjadi sasaran salah paham.

Menurut kakaknya, Azhari, pada pukul 01.00 WIB Nazmi dihadang sekelompok orang dan dibawa ke daerah Wastukencana.

Di lokasi tersebut, Nazmi ditanya soal keterlibatannya dalam pemukulan E dan R, serta keberadaan T dan DW. Meski ia menyangkal terlibat, Nazmi tetap menjadi korban kekerasan.

Ditinggalkan dalam Kondisi Babak Belur

Setelah mengalami pengeroyokan, Nazmi diantar pulang oleh pengemudi ojek online (ojol) yang dipesan oleh kelompok tersebut.

Kondisi Nazmi yang penuh luka membuat keluarganya segera membawanya ke rumah sakit.

Dokter menemukan cedera serius, termasuk pendarahan di paru-paru, patah pergelangan kaki, dan keretakan tulang pipi.

Viral di Media Sosial

Kondisi Nazmi diunggah oleh akun X/Twitter @panpandjafar pada Minggu (15/12) dan menjadi viral, dengan lebih dari 1,3 juta kali dilihat.

Warganet ramai-ramai memberikan komentar, beberapa membela Nazmi, sementara yang lain menyebut insiden ini adalah aksi balasan atas dugaan keterlibatan geng Nazmi dalam pemukulan sebelumnya.

Komentar netizen memanaskan situasi:

“Masasih sih sekelas BBMC orang-orang gede ngeroyok Nazmi yg badan kecil begini? Ada sebabnya kali?” tulis @wii***.

“Rewel ahh, salah sasaran? Kenapa bajunya di-blur segala? Takut ketahuan anggota slaughter ya?” ungkap @_An***.

“Gausah pada kasihan, si Nazmi tsq playing victim. Awalnya geng dia ngeroyok anak ketua klub moge itu, jadi wajar kena balasan,” ujar @lis***.

Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Keluarga Nazmi mengaku akan melaporkan kasus ini ke polisi setelah proses visum selesai dilakukan. Mereka berharap pelaku pengeroyokan segera ditangkap dan diadili.

Apakah Ada Motif Lain?

Insiden ini membuka dugaan adanya konflik lama antara kelompok Nazmi dan anggota BBMC.

Namun, pihak kepolisian diharapkan segera mengusut tuntas kasus ini untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Kasus pengeroyokan yang melibatkan klub moge ternama ini menjadi perhatian luas. Apakah ini hanya salah paham, atau ada motif lain di baliknya? Kita tunggu perkembangan lebih lanjut. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#bandung #tiktoker #moge