Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Guru Berjalan Kaki Lintas Provinsi Penuhi Nazar, Ada Kisah Haru di Baliknya

I Putu Suyatra • Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:37 WIB

Aksi guru Andriyanto jalan kaki dari Magetan sampai Wonogiri untuk penuhi nazar. (Instagram @magetanviral)
Aksi guru Andriyanto jalan kaki dari Magetan sampai Wonogiri untuk penuhi nazar. (Instagram @magetanviral)

BALIEXPRESS.ID – Sebuah video yang menampilkan aksi luar biasa seorang guru asal Magetan, Jawa Timur, viral di media sosial.

Guru bernama Andriyanto Sayid ini berjalan kaki sejauh 15 kilometer dari Magetan menuju Wonogiri, Jawa Tengah, untuk memenuhi nazar usai berhasil mendapatkan mutasi mengajar.

Video perjalanan inspiratif ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @magetanviral dan langsung menarik perhatian warganet.

Dalam video tersebut, Andriyanto terlihat mengenakan seragam dinas ASN Pemkab Magetan, lengkap dengan topi, ransel hitam, serta tulisan yang ia kalungkan di lehernya.

Pesan Menyentuh di Kalungnya

Pesan sederhana namun bermakna tergantung di lehernya:
"Sukses Mutasi, jalan kaki lintas provinsi. 31 Oktober 2024."

Tulisan itu juga ia tempelkan di bagian belakang tasnya, seolah menjadi pengingat tujuan dari perjuangannya.

Perjalanan Penuh Makna Lintas Provinsi

Perjalanan yang ia mulai dari Desa Sidomukti, Plaosan, Magetan, ini melewati delapan desa yang tersebar di dua provinsi, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Jalur yang dilalui antara lain:
Sidomukti – Bogoarum – Bulugunung – Alastuwo – Genilangit – Gonggang – Poncol – Golo.

Di tengah perjalanan, ia sempat melakukan sujud syukur di tepi jalan, beristirahat, makan di warung, dan menerima minuman dari warga yang terinspirasi oleh aksinya.

Alasan di Balik Aksi Nazar Ini

Rupanya, aksi jalan kaki ini adalah bentuk syukur Andriyanto atas terkabulnya permohonan mutasi mengajar.

Ia sebelumnya bertugas di SMPN 2 Plaosan, Magetan, yang memaksanya menempuh perjalanan 2 jam dari rumahnya.

Setelah mutasi, ia kini mengajar di SMPN 1 Tirtomoyo, Wonogiri, yang hanya berjarak 3 km dari rumahnya.

"Alhamdulillah, per 1 November saya resmi pindah mengajar di SMPN 1 Tirtomoyo. Sekarang jaraknya lebih dekat, jadi bisa lebih banyak waktu untuk keluarga," ujar Andriyanto.

Kebahagiaan yang Lebih Dekat dengan Keluarga

Mutasi ini menjadi kabar baik bagi Andriyanto dan keluarganya.

Sebagai bapak dua anak yang sedang menantikan kelahiran anak ketiganya, ia merasa bersyukur dapat lebih dekat dengan keluarganya.

"Dulu saya harus menempuh perjalanan panjang, sekarang hanya 3 km. Alhamdulillah, saya bisa lebih fokus untuk mengajar sekaligus membantu keluarga," ungkap guru berusia 45 tahun ini dengan penuh syukur.

Inspirasi bagi Banyak Orang

Aksi Andriyanto tidak hanya memenuhi nazarnya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang arti perjuangan, syukur, dan dedikasi.

Kisahnya yang menyentuh ini menjadi pengingat bahwa usaha keras dan doa akan selalu membawa hasil terbaik.

Bagaimana menurut Anda, apakah aksi luar biasa ini patut ditiru? *** 

 

 

BERKESAN: Pengalaman menginap yang mengesankan di hotel Aston Kuta
BERKESAN: Pengalaman menginap yang mengesankan di hotel Aston Kuta
Editor : I Putu Suyatra
#magetan #video #guru #Nazar #viral #Jalan Kaki #mutasi #wonogiri