Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Tragis Seorang Perempuan Habis Kencan di Hotel Berujung Penganiayaan dan Perampasan, Lalu Ditinggalkan di Persawahan

I Putu Suyatra • Rabu, 25 Desember 2024 | 03:45 WIB
Korban pemukulan dan perampasan di Klaten yang merupakan warga Ambarawa, Kabupaten Semarang masih dirawat. (Angga Purenda/Radar Solo)
Korban pemukulan dan perampasan di Klaten yang merupakan warga Ambarawa, Kabupaten Semarang masih dirawat. (Angga Purenda/Radar Solo)

BALIEXPRESS.ID – Perjalanan cinta lewat aplikasi berujung mimpi buruk bagi seorang wanita berinisial H (43), warga Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Niat berkencan dengan seorang pria di hotel berubah menjadi pengalaman traumatis setelah ia menjadi korban penganiayaan dan perampasan barang berharga.

Kisah tragis ini terjadi usai H dan teman kencannya keluar dari hotel untuk mencari makan.

Namun, sesampainya di Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten, wanita malang ini dianiaya hingga tak sadarkan diri.

Lebih parahnya lagi, pelaku membawa kabur sepeda motor dan barang berharga miliknya, lalu meninggalkannya di area persawahan.

Kronologi Mengerikan di Malam Kencan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi pada Senin dini hari (23/12/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam kondisi berdarah-darah akibat luka di kepala dan tangan, korban terpaksa berjalan sejauh 100 meter ke rumah penduduk terdekat untuk meminta pertolongan.

Kapolsek Karanganom, AKP Panut Haryono, menjelaskan bahwa korban awalnya menginap di hotel bersama pelaku yang ia kenal melalui aplikasi kencan.

“Setelah keluar hotel untuk mencari makan, korban dipukul secara membabi buta oleh pelaku di area Desa Troso hingga tak sadarkan diri,” ungkap Panut, Selasa (24/12/2024).

Korban akhirnya sadar dan berjalan kaki meminta bantuan warga.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Karanganom, yang segera membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom untuk mendapatkan perawatan intensif.

Barang Berharga Dibawa Kabur

Selain sepeda motor Honda Beat, pelaku juga membawa kabur handphone, dua cincin, satu gelang tangan, dan satu gelang kaki milik korban.

Meski kondisinya membaik setelah mendapatkan jahitan, korban masih mengalami trauma mendalam akibat kejadian tersebut.

“Kini korban sudah diizinkan pulang setelah kami menghubungi keluarganya. Kami terus mendalami kasus ini dengan meminta keterangan korban dan melakukan olah TKP,” tambah AKP Panut.

Polisi Dalami Motif dan Keberadaan Pelaku

Hingga saat ini, Polsek Karanganom bersama jajarannya terus menyelidiki kasus tersebut.

Pelaku yang diduga sudah lama mengenal korban melalui aplikasi kencan kini dalam pengejaran.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat bertemu orang yang dikenal melalui aplikasi.

Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku secepat mungkin.

Apakah kepercayaan yang diberikan korban telah dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya? Publik menunggu akhir dari kisah tragis ini. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#ambarawa #semarang #penganiayaan #hotel #kencan