BALIEXPRESS.ID – Warga Desa Kandangmas, NP (55), ditemukan tewas dengan luka parah di kawasan hutan Patiayam, Blok Simbar Dukuh Sintru, pada Selasa (7/1) malam.
Korban yang diketahui tengah bekerja di lahan miliknya, tewas setelah terjatuh dari pohon dan terpeleset ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter.
Menurut Kapolsek Dawe Iptu Budianto, pada pagi hari itu, NP berpamitan kepada keluarganya untuk menuju kawasan KPH Perhutani Lahan Patiayam Blok Simbar, tempat ia biasa menggarap lahan dan menanam jagung.
Namun, hingga sore hari, pukul 17.30 WIB, keluarga mulai cemas karena NP belum juga pulang.
Istri dan anaknya pun merasa curiga dan segera mencari keberadaan korban.
Setelah hampir satu jam pencarian, anak korban akhirnya menemukan NP dalam posisi terbaring terlentang di dasar jurang.
Saat ditemukan, NP mengalami luka serius di bagian wajah yang diduga akibat tertimpa batu.
Ia terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter, dan tim relawan Destana segera melakukan evakuasi ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam dan pada pukul 19.30 WIB, jasad korban berhasil dibawa ke Puskesmas Rejosari untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Rejosari, dr. Kristiana P, serta Tim Inafis Polres Kudus mengungkapkan bahwa korban mengalami luka serius di wajah dan bagian belakang kepala.
Menurut keterangan keluarga dan saksi, NP tidak memiliki riwayat penyakit jantung, sehingga tewasnya korban diduga akibat kecelakaan terjatuh dari pohon dan masuk ke dalam jurang.
Kecelakaan tragis ini mengundang perhatian warga setempat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kewaspadaan, terutama saat bekerja di lokasi yang rawan kecelakaan.
Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan peristiwa seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati. (*)
Editor : Nyoman Suarna