Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tega! Seorang Remaja Bacok Kakeknya Sendiri Gara-Gara Hal Sepele: Kapolsek AKP I Ketut Sudhiartha Ungkap Kronologi Kejadian

Nyoman Suarna • Sabtu, 18 Januari 2025 | 00:07 WIB
BACOK: (Ilustrasi) Seorang remaja tega melukai kakeknya sendiri lantaran hal sepele. Pelaku bentrok dengan ibu kandungnya berujung main pisau.
BACOK: (Ilustrasi) Seorang remaja tega melukai kakeknya sendiri lantaran hal sepele. Pelaku bentrok dengan ibu kandungnya berujung main pisau.

BALIEXPRESS.ID – Insiden mengejutkan terjadi di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Seorang remaja berinisial S (15) tega membacok kakeknya sendiri, Rabu (15/1).

Penyebabnya diduga karena masalah sepele; sepeda motor yang tidak diberikan oleh ibunya.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden ini bermula ketika S terlibat pertengkaran hebat dengan ibunya, SU, terkait sepeda motor milik S yang dititipkan kepada tetangga.

Karena khawatir motor tersebut akan dijual kembali oleh S, SU menolak permintaan anaknya untuk mengambil motor tersebut.

Melihat S yang mulai emosi dan berniat menyerang ibunya, sang kakek berusaha melerai.

Namun, upaya itu justru berujung tragis. Sang kakek malang terkena sabetan pisau.

Kapolsek Brati, AKP I Ketut Sudhiartha, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat S membawa pisau dan mencoba melukai ibunya.

Sang kakek yang melihat kejadian tersebut segera mencoba mengambil pisau dari tangan cucunya.

Namun, saat itu tangan kakek malang tersebut terkena sabetan pisau yang diayunkan oleh S.

"Ketika kakeknya melerai, tangannya terkena luka akibat pisau yang dibawa oleh S," ungkap Kapolsek Brati, AKP I Ketut Sudhiartha.

Warga sekitar yang mendengar keributan langsung mendatangi lokasi kejadian.

Aris, salah satu tetangga pelaku, mengatakan bahwa warga langsung berusaha mengamankan S yang sudah dalam kondisi tak terkendali.

"Warga ramai-ramai mengikat pelaku agar tidak semakin brutal, kemudian menghubungi pihak Polsek Brati untuk segera menangani," ujar Aris.

Kapolsek Brati menambahkan, saat ini S telah diamankan dan dibawa ke RSUD R. Soedjati Purwodadi untuk menjalani pemeriksaan, termasuk evaluasi kejiwaan.

Ada dugaan bahwa S mengalami depresi yang memicu tindakannya.

"Hingga saat ini, keluarga korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Brati. Namun, pelaku sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut," terang Kapolsek.

Insiden ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat kasus kekerasan dalam keluarga yang melibatkan remaja sangat jarang terjadi di wilayah tersebut.

Dari keterangan yang dihimpun, konflik ini dipicu oleh sepeda motor milik S yang dititipkan ibunya ke tetangga.

Ibunya enggan mengembalikannya karena takut kendaraan tersebut akan dijual kembali oleh S, yang diduga kerap bertindak gegabah.

Meski demikian, tindakan S yang melukai kakeknya sendiri menjadi pelajaran penting bagi keluarga dan masyarakat untuk lebih peka terhadap potensi masalah mental dan emosional pada remaja. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#remaja #kakek #bacok