BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan kantor PLN Kota Semarang, pada Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Peristiwa ini melibatkan dua pengendara motor Yamaha Mio hitam bernomor polisi H-2677-BGG yang diduga mengalami kecelakaan tunggal hingga terjatuh ke dalam selokan sedalam lebih dari satu meter.
Satu Tewas di Tempat, Satu Lainnya Kritis
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu orang lainnya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSU Banyumanik 2 untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, identitas kedua korban belum diketahui lantaran tidak ditemukan kartu identitas yang melekat pada tubuh atau pakaian mereka.
"Dua korban adalah laki-laki. Satu meninggal di tempat kejadian, sementara yang lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit," ujar Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko.
Kronologi Kejadian
Kedua korban diketahui melaju dari arah Ungaran menuju Semarang (selatan ke utara).
Saat melewati lokasi kejadian, diduga pengendara kehilangan konsentrasi sehingga motor oleng ke kiri dan terperosok ke dalam selokan.
"Penyebab sementara diduga pengendara ngantuk saat berkendara, namun kami masih mendalami kasus ini. Korban yang selamat belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya belum stabil," tambah Agus Tri Handoko.
Korban Terjatuh di Lokasi Berbeda
Proses evakuasi yang dilakukan petugas di tempat kejadian mengungkap bahwa kedua korban terjatuh di lokasi yang berbeda:
- Salah satu korban tersangkut di besi di atas selokan bersama sepeda motor yang mengalami kerusakan parah di bagian depan.
- Korban lainnya ditemukan di dasar parit dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat cedera kepala yang parah.
Korban yang mengalami luka serius diketahui mengalami patah pada paha kaki kanan dan kini menjalani perawatan intensif.
Olah TKP dan Langkah Selanjutnya
Setelah menerima laporan, petugas Unit Laka Satlantas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk keperluan lebih lanjut.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan informasi tambahan dan meminta masyarakat yang mengenali korban atau memiliki informasi terkait kecelakaan ini untuk segera menghubungi pihak berwenang. ***
Editor : I Putu Suyatra