Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

MIRIS! Pelajar SMA Asal Taman Gantung Diri: Surat Wasiat dan Obat Nyamuk Ungkap Motifnya

Nyoman Suarna • Selasa, 4 Februari 2025 | 23:11 WIB
RUMAH SAKIT : Korban gantung diri dievakuasi polisi ke Rumah Sakit Usada Wage, Taman, Sidoarjo.
RUMAH SAKIT : Korban gantung diri dievakuasi polisi ke Rumah Sakit Usada Wage, Taman, Sidoarjo.

BALIEXPRESS.ID – Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar di Sidoarjo, yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Kejadian ini menggemparkan warga Jalan Jeruk, Desa Wage, Kecamatan Taman, pada Senin (3/1) petang.

Pelajar berusia 18 tahun yang diketahui bernama FN ini ditemukan dalam keadaan gantung diri di samping dapur rumahnya.

FN, seorang pelajar SMA di kawasan Sidoarjo, ditemukan pertama kali oleh ibunya yang baru tiba di rumah.

Sang ibu terkejut melihat anaknya sudah dalam posisi gantung diri.

Warga setempat segera berdatangan setelah mendengar teriakan histeris dari ibu korban.

"Keluarganya masuk ke rumah dan melihat anaknya sudah dalam keadaan gantung diri," kata salah satu warga, RM.

Meski upaya penyelamatan dilakukan dengan memotong tali gantungan, FN sudah terlanjur tak bernyawa.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Usada di Wage, namun nyawanya tidak tertolong.

Penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian mengungkapkan adanya sebuah surat wasiat di rumah korban.

Polisi menemukan buku dan sebotol obat nyamuk di atas kasur.

Baca Juga: Bali United Tumbang di Kandang Arema, Pelatih Kleberson Ungkap Alasannya

Dalam buku tersebut, FN menulis permintaan maaf kepada keluarganya dan meminta agar mereka mengikhlaskan kepergiannya.

"Surat wasiat tersebut menunjukkan bahwa korban sengaja mengakhiri hidupnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Hajir Sujalmo.

Polisi dari Tim Inafis Polresta Sidoarjo telah melakukan olah TKP dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian ini murni gantung diri, tanpa ada indikasi perbuatan melawan hukum.

Setelah dilakukan pemeriksaan, keluarga korban memutuskan untuk segera menguburkan jenazah FN.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap gejala-gejala stres atau depresi yang dapat berujung pada tindakan ekstrem seperti ini. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#obat nyamuk #gantung diri #pelajar #sma #surat wasiat