BALIEXPRESS.ID – Agus Prasetyo mengaku tak pernah menyangka pukulannya pada sang istri, Watiyem, akan berujung maut.
Pria asal Tamantirto, Kasihan, Bantul ini mengira istrinya hanya pingsan setelah dipukul dengan linggis.
Bahkan, ia sempat meninggalkan rumah untuk menonton pertandingan voli tanpa menyadari bahwa Watiyem perlahan meregang nyawa.
“Saat itu dia masih bernapas dan tidak mengeluarkan darah, jadi saya pikir hanya pingsan. Saya tinggal nonton voli, lalu pas pulang sudah banyak darah,” ungkap Agus saat dihadirkan di Mapolres Bantul, Selasa (11/2/2025).
Baca Juga: Kronologi Suami Murka Tebas Pegawai Koperasi di Bali Gegara Ajak Istri Tidur Saat Pinjam Uang
Tidur Bersama Jasad, Gunakan Pewangi untuk Hilangkan Bau
Mendapati istrinya tak bernyawa, Agus panik. Tak ingin perbuatannya ketahuan, ia membungkus jasad Watiyem dengan jas hujan untuk menyerap darah yang mengalir.
Namun, seiring berjalannya waktu, bau busuk mulai menyeruak. Agus pun mencoba menyamarkannya dengan menyemprotkan pewangi ruangan.
Lebih mengejutkan lagi, Agus mengaku tetap tidur di rumah yang sama selama tiga hari.
“Hari pertama saya masih tunggu, siapa tahu dia masih bernapas,” ucapnya dengan tenang.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Karangasem Sebabkan Kerugian Hampir Rp1 Miliar dan 3 Korban Jiwa
Motif: Tak Terima Diceraikan
Agus mengklaim tak berniat membunuh Watiyem. Ia berdalih pukulan dengan linggis terjadi spontan karena alat itu kebetulan ada di dekatnya.
Namun, penyelidikan kepolisian mengungkap motif sebenarnya.
Kasat Reskrim Polres Bantul, IPTU Iqbal Satya Bimantara, menjelaskan bahwa Agus tak terima diceraikan oleh Watiyem.
“Tersangka tidak ingin bercerai ketika korban datang ke rumah,” terangnya.
Agus kini dijerat dengan Pasal 44 Ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP.
Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Empat Pohon Tumbang di Tabanan Akibat Cuaca Ekstrem, Salah Satunya Timpa Sekolah
Terungkap karena Bau Menyengat
Kejadian tragis ini akhirnya terbongkar setelah warga sekitar mencium bau busuk dari rumah Agus.
Saat dicek, jasad Watiyem ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Polisi yang bergerak cepat langsung menangkap Agus di lokasi tak jauh dari tempat kejadian.
Kini, kasus pembunuhan sadis ini menjadi sorotan. Bagaimana seorang suami tega mengakhiri nyawa istri yang telah hidup terpisah dengannya selama empat tahun? ***
Editor : I Putu Suyatra