Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

SADIS! Usai Dianiaya, Seorang Gadis Digilir Lalu Dibuang ke Sungai: Diduga Pacar Korban Juga Terlibat

Nyoman Suarna • Jumat, 14 Februari 2025 | 02:26 WIB
PELAKU: Polisi menunjukkan barangbukti yang disita dari ketiga pelaku pembunuhan gadis.
PELAKU: Polisi menunjukkan barangbukti yang disita dari ketiga pelaku pembunuhan gadis.

BALIEXPRESS.ID – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Putri Regita Amanda (19), gadis asal Sebani, Sumobito, Jombang, akhirnya terungkap.

Polisi memastikan bahwa sebelum dibuang ke sungai, korban dianiaya dan diperkosa secara bergilir oleh tiga pelaku.

Tiga pelaku yang kini telah diamankan adalah AP (19), warga Sembung, Perak, Jombang, yang juga pacar korban, serta AT (18) dan LI (32), pemuda asal Kunjang, Kediri.

"Ketiganya ditangkap di Perak, kemudian kami kembangkan ke wilayah Kediri," ujar Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra.

Kasus ini bermula saat korban diajak bertemu oleh pacarnya, AP, di Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Setelah itu, AP membawa korban ke sebuah warung kopi di wilayah Perak, Jombang.

Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke salah satu rumah pelaku di Kunjang, Kediri. Di rumah tersebut, para pelaku menggelar pesta miras sebelum melancarkan aksi kejinya.

"Korban awalnya dianiaya dengan cara dipukul karena melawan. Setelah lemas, korban diperkosa secara bergilir oleh tiga pelaku di area persawahan," jelas Margono.

Setelah tak berdaya, korban dibawa ke wilayah Purwoasri, Kediri, lalu jasadnya dibuang ke sungai. Para pelaku kemudian kabur dengan membawa motor korban dan menjualnya seharga Rp 2 juta.

Kasus ini terungkap berawal dari warga Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh yang dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda mengambang di Saluran Induk Mrican Kanan, Selasa (11/2) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Jasad ditemukan hanyut di tengah sungai, lalu warga berusaha meminggirkannya," ungkap Kasun Peluk, Widyarto Adi Candra.

Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami luka sobek di kepala akibat benturan benda tumpul serta pendarahan di bagian perut.

Polisi kini terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat.  (*)

Editor : Nyoman Suarna
#dibuang #Digilir #pacar #gadis #sungai #dianiaya