Teror Mencekam! Pria Berkaos Hitam Mengamuk dan Serang Angkot, Ibu Hamil dan Anak-anak Ketakutan
Putu Mita Damayanti• Minggu, 23 Februari 2025 | 02:50 WIB
Seorang pria melakukan penyerangan di dalam angkot 02 Bogor viral di media sosial. (Tangkapan layar Instagram @@danisraisin)
BALIEXPRESS.ID - Seorang pria berkaos hitam mengamuk dan meneror angkot 02 jurusan Laladon-Alun-Alun di Jalan Juanda, Bogor Tengah, pada Jumat (21/2/2025) pukul 18.00 WIB.
Kejadian ini sontak menghebohkan publik setelah video aksi brutal pelaku viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat menendang kaca dan pintu angkot, bahkan nekat bergelantungan di pintunya sambil meneriakkan ancaman kepada sopir dan penumpang.
Situasi menjadi semakin mencekam ketika diketahui di dalam angkot terdapat ibu hamil, anak-anak, dan seorang penumpang yang sampai pingsan karena ketakutan.
"Ada anak kecil, saya juga sedang hamil. Ibu-ibu di sebelah saya sampai kena serangan jantung. Ini benar-benar mengerikan, mohon segera ditindak!" tulis seorang penumpang yang mengunggah video tersebut.
Para penumpang berusaha menyelamatkan diri, sementara sopir angkot berusaha mengendalikan kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan.
Kepanikan melanda seluruh isi angkot, dengan jeritan dan tangisan terdengar sepanjang jalan.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, menyatakan pihaknya tengah memburu pelaku yang melarikan diri setelah aksinya menjadi perhatian warga sekitar.
"Kami sudah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan sedang mengidentifikasi pelaku. Kami harap dalam waktu dekat pelaku bisa diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas AKP Aji.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Agustinus Manurung, mengonfirmasi bahwa meskipun korban belum melapor secara resmi, penyelidikan tetap dilakukan.
"Kami mengimbau korban untuk segera melapor, tetapi tanpa laporan pun kami tetap mengusut kasus ini demi keamanan warga Bogor," ujarnya.
Aksi premanisme ini memicu kecemasan di kalangan warga yang sering menggunakan angkot sebagai moda transportasi harian.
Mereka berharap aparat kepolisian bisa segera menangkap pelaku dan meningkatkan patroli keamanan, terutama di jalur angkot yang sering ramai penumpang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya perlindungan lebih ketat bagi masyarakat, agar kejadian serupa tidak terulang dan warga Bogor dapat kembali merasa aman saat beraktivitas.
Tetap waspada dan laporkan segera jika melihat tindakan mencurigakan. Semoga pelaku segera tertangkap dan keadilan ditegakkan! ***