BALIEXPRESS.ID – Suasana duka menyelimuti keluarga RA (15), remaja perempuan yang diduga tenggelam di Sungai Jagir, kawasan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, Jumat siang (21/2).
Jejak terakhirnya hanya menyisakan satu sandal dan pakaian yang tengah dicuci, sementara tubuhnya hilang terseret arus.
Diduga, RA terpeleset saat menjemur pakaian di belakang rumahnya, yang berbatasan langsung dengan sungai.
Tragisnya, kejadian ini terjadi tanpa saksi mata. Sang kakek, satu-satunya orang yang berada di rumah saat itu, hanya mendengar suara benda jatuh ke air.
Keluarga yang panik segera melapor, dan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, serta Damkar Kota Surabaya turun tangan melakukan pencarian.
Upaya penyelaman dilakukan di sekitar lokasi awal korban diduga tercebur, dengan harapan menemukan tanda-tanda keberadaannya.
"Sampai saat ini, pencarian masih berlangsung dengan metode penyelaman dan perahu karet. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin," ujar Andy Pamudji, Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Surabaya.
Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya tepian sungai yang licin, terutama bagi anak-anak dan remaja yang kerap beraktivitas di sekitarnya.
Keluarga serta warga sekitar hanya bisa berharap keajaiban, agar RA dapat ditemukan secepatnya, dalam kondisi apa pun. (*)
Editor : Nyoman Suarna