BALIEXPRESS.ID - Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini, menyasar sebuah masjid.
Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (3/3) di Masjid Al Hidayah, yang terletak di Jalan K.H. Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran.
Aksi pencurian terjadi sekitar pukul 11.59 WIB, saat para jemaah sedang khusyuk melaksanakan salat Duhur.
Ia yang baru saja pulang kerja melihat dua pria mencurigakan tengah mengutak-atik kunci motor di parkiran masjid.
Merasa ada yang tidak beres, Hafid segera turun dari mobilnya.
Namun, saat ia hendak mendekat, kedua pria tersebut langsung melarikan diri dengan motor curian.
Hafid sempat berteriak "maling!" dan berusaha mengejar bersama seorang warga lainnya, tetapi jejak pelaku hilang di sekitar Jalan K.H. Hasan Genggong.
“Saya lihat mereka dari kejauhan, awalnya tidak begitu jelas. Begitu saya turun, mereka langsung kabur. Kalau saja saya melihat lebih awal, mungkin bisa saya hadang,” ujarnya.
Berdasarkan ciri-ciri yang diingat Hafid, kedua pelaku merupakan pria paruh baya, diperkirakan berusia di atas 40 tahun.
Salah satu pelaku mengenakan celana panjang, baju abu-abu, dan topi putih, sementara rekannya mengendarai motor Aerox hitam.
Masjid Al Hidayah sebenarnya memiliki kamera pengawas (CCTV), dan wajah pelaku sempat terekam.
Sayangnya, rekaman dari bagian depan masjid tidak cukup jelas untuk mengidentifikasi wajah mereka.
Sementara itu, CCTV di bagian samping tidak dapat merekam aksi pencurian karena sudutnya mengarah ke bawah.
Rangga, korban pencurian, segera melaporkan kejadian ini ke Polres Probolinggo Kota.
Motor yang hilang merupakan kendaraan yang digunakannya untuk beraktivitas sehari-hari.
Akibat kejadian ini, ia mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta.
“Saya baru saja selesai melapor ke Polresta,” ujar Rangga dengan nada kecewa.
Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Probolinggo, bahkan di tempat ibadah, menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada.
Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini dengan harapan pelaku segera tertangkap. (*)