BALIEXPRESS.ID – Meskipun bulan Ramadan identik dengan ketenangan dan ibadah, sekelompok remaja tetap berulah dengan melakukan konvoi liar di sekitar Desa Pangkemiri, Tulangan, Sidoarjo, pada Selasa (4/3) dini hari.
Aksi ini meresahkan warga hingga akhirnya mereka berhasil diamankan oleh masyarakat bersama jajaran Polsek Tulangan.
Konvoi remaja ini melintas di Jalan Desa Pangkemiri, menimbulkan keresahan akibat suara bising dan aksi ugal-ugalan mereka.
Warga yang sudah geram langsung menghadang rombongan tersebut.
Tiga remaja berhasil diamankan, sementara lainnya melarikan diri saat mengetahui kehadiran aparat kepolisian.
Kapolsek Tulangan AKP Abdul Cholil membenarkan adanya kejadian tersebut.
Pihaknya mengamankan tiga remaja di bawah umur dan membawa mereka ke Mapolsek Tulangan untuk dimintai keterangan.
"Kami sudah meminta keterangan dari mereka. Tidak ada indikasi bahwa mereka tergabung dalam gengster, hanya sekadar kelompok remaja yang melakukan konvoi menjelang sahur. Namun, aksi mereka tetap meresahkan masyarakat," jelasnya.
Meski sudah dibubarkan, aksi konvoi liar ini diduga berlanjut di sekitar Jalan Desa Lebo, Sidoarjo, setelah beberapa remaja berhasil melarikan diri.
Kapolsek menegaskan bahwa pembinaan telah dilakukan terhadap tiga remaja yang diamankan.
Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama selama bulan Ramadan, agar tidak terlibat dalam aksi-aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
"Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang bisa meresahkan warga," tandasnya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat dan pihak berwenang dapat bersinergi untuk menjaga ketertiban selama Ramadan, sehingga suasana tetap aman dan kondusif. (*)
Editor : Nyoman Suarna